Maestro Summit 2026 Satukan Seniman dan Budayawan Muslim Perkuat Dakwah dan Persatuan

7 hours ago 4

Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Ratusan tokoh agama, budayawan, seniman, sastrawan, akademisi, dan pegiat dakwah dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam Maestro Summit (Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim Se-Indonesia ke-2). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pra-Kongres Umat Islam Indonesia VIII serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kegiatan yang berlangsung pada 18-19 Juli 2026 di Pesantren Modern Daar El-Qolam, Gintung, Banten, itu mengangkat tema "Arah Baru Budaya Indonesia: Budaya Islam sebagai Kekuatan Dakwah, Akar Persatuan, dan Kemajuan Bangsa."

Forum tersebut menjadi ajang mempertemukan ulama, seniman, budayawan, sastrawan, akademisi, serta kalangan pesantren untuk memperkuat peran seni dan budaya sebagai media dakwah, pembinaan karakter bangsa, sekaligus memperkokoh persatuan nasional di tengah derasnya arus globalisasi budaya.

Ketua LSBPI MUI Habiburrahman El Shirazy mengatakan Maestro Summit merupakan satu dari lima agenda besar yang diselenggarakan LSBPI MUI. Menurut dia, forum ini menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan kebudayaan yang berkembang di tengah masyarakat.

"Kita akan membahas keseharian dan budaya yang banyak memengaruhi kita dan harus disaring," ujar El Shirazy.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|