Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan di berbagai daerah. Langkah itu diambil sebagai bukti nyata bahwa roda pembangunan di Jawa Barat tetap bergerak dinamis, di tengah isu keterbatasan anggaran daerah.
Pemprov Jabar menegaskan komitmennya dana yang dihimpun dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikembalikan kepada masyarakat. Salah satu wujud nyatanya adalah melalui peningkatan kualitas fasilitas dan layanan publik, khususnya akses jalan raya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan kini telah dimulai di berbagai wilayah. Ia mengakui proses pengerjaan berpotensi menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.
"Kami memohon maaf apabila selama proses pembetonan atau perbaikan jalan masyarakat mengalami kemacetan. Semua itu dilakukan agar ke depan para pengendara bisa menikmati jalan yang lebih aman dan nyaman," kata gubernur yang akrab disapa KDM itu, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur didukung oleh meningkatnya penerimaan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
"Raihan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat terus mengalami peningkatan. Ini menjadi cerminan bahwa masyarakat Jawa Barat sangat mencintai pembangunan," ujarnya.

6 hours ago
3















































