Kesbangpol Bali mulai seleksi 90 calon paskibraka tingkat provinsi.
REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bali mulai menggelar seleksi tingkat provinsi bagi 90 calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Bali pada 5 hingga 7 Mei 2026 di Denpasar. Seleksi ini diikuti 45 putra dan 45 putri yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten/kota.
Dalam keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali, para peserta akan menjalani berbagai tes, termasuk psikotes, wawasan kebangsaan, inteligensi umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, dan penilaian kepribadian melalui wawancara. I Komang Kusumaedi, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Bali, menyatakan bahwa seleksi ini akan memilih 74 peserta terbaik sebagai Paskibraka Bali. Selain itu, tiga pasang putra dan putri dengan nilai tertinggi akan mengikuti seleksi nasional pada Juni 2026.
Peserta yang tidak lolos, yakni 16 orang, akan dikembalikan ke kabupaten/kota asal untuk menjadi Paskibraka setempat. Hasil seleksi ini akan diumumkan pada 7 Mei 2026. Gede Suralaga, Kepala Badan Kesbangpol Bali, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan nasionalis.
Kesempatan ini sangat berharga, mengingat dari 2.310 remaja pendaftar dari SMA/SMK se-Bali, hanya 90 yang terpilih untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi. Suralaga menekankan pentingnya sikap dan karakter dalam seleksi ini, yang tidak hanya menilai kemampuan fisik, tetapi juga keteguhan mental, kedisiplinan, kerja sama, dan integritas.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 week ago
22











































