Kementrans Siap Sinergikan Dukungan Kembangkan Potensi Ekonomi Katingan

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyatakan komitmennya untuk menyinergikan dukungan bagi pengembangan berbagai potensi ekonomi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi saat menerima kunjungan Wakil Bupati Katingan Firdaus di Jakarta, Jumat pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Firdaus memaparkan beragam potensi ekonomi daerahnya, mulai dari perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, hingga pertanian padi. Kabupaten Katingan bahkan telah memiliki fasilitas pabrik penggilingan padi berkapasitas hingga 1,5 ton per jam, serta fasilitas cold storage dan pabrik es untuk menunjang industri perikanan.

Namun, pengembangan potensi besar ini terkendala minimnya sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Kondisi jalan kampung, jalan poros, dan jembatan di wilayah tersebut seringkali berlumpur saat hujan, sehingga sulit dilalui masyarakat. Selain itu, kondisi pelabuhan feri juga dinilai kurang layak untuk menunjang mobilitas dan distribusi hasil ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Wamentrans Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa pihaknya akan menjalin berbagai kerja sama lintas sektor. Sinergi akan dilakukan dengan kementerian lain, BUMN, serta perusahaan swasta nasional maupun asing untuk membangun kawasan transmigrasi dan infrastruktur pendukungnya.

Sinergi Lintas Kementerian dan Investasi

Viva menjelaskan, untuk pengembangan infrastruktur pertanian dan perikanan, Kementrans akan bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tidak hanya itu, peluang kerja sama juga terbuka lebar dengan pihak internasional.

“Bahkan bisa bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan dari China,” ujar Viva, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Denpasar, Bali, Jumat malam.

Sementara itu, untuk perbaikan fasilitas jalan, jembatan, dan pelabuhan di Katingan, Viva menuturkan bahwa aspirasi tersebut akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait. Ia menekankan bahwa meskipun di Katingan belum terdapat kawasan transmigrasi yang masif, dukungan pembangunan tetap akan diberikan demi kesejahteraan rakyat.

“Meski di Katingan belum ada kawasan transmigrasi, maka aspirasi yang ada kami koordinasikan dengan kementerian terkait. Kami dukung berbagai pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Saat ini, di Kabupaten Katingan baru terdapat Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi di Pulau Malan, Pulau Tewang Beringin, dan Hyang Bana SP-1. Penempatan transmigran di lokasi tersebut dilakukan pada tahun 2007 serta 2011/2012, dengan total mencapai 950 kepala keluarga di dua satuan pemukiman.

Sebagai perbandingan, sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah telah lebih dahulu berkembang menjadi kawasan transmigrasi yang maju. Daerah-daerah tersebut antara lain Belantikan Raya di Kabupaten Lamandau, Jelai di Kabupaten Sukamara, Lamunti dan Dadahup di Kabupaten Kapuas, Tumbang Jutuh di Kabupaten Gunung Mas, serta Arut Selatan dan Kotawaringin Lama di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|