Kurniawan Dwi Yulianto Akui Permainan Indonesia All Stars Lawan Aston Villa Sesuai Harapan

5 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, menyebut permainan tim asuhannya saat melawan Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, sudah sesuai dengan harapannya. Meskipun akhirnya harus menelan kekalahan dengan skor 1-3 dari juara Liga Europa itu, Kurniawan menilai anak asuhnya tampil lepas dan penuh percaya diri.

Kurniawan mengungkapkan bahwa sikap para pemain sangat luar biasa karena tidak merasa tertekan dan berani menunjukkan kualitas masing-masing. Ia menekankan bahwa hal tersebut merupakan bekal yang sangat bagus bagi perkembangan mereka ke depannya.

“Sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal, bahwa attitude para pemain sungguh luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian percaya diri. Itu yang paling penting, sehingga ini bagus untuk bekal mereka. Mereka bermain dengan tim, tetapi berani menunjukkan kualitasnya,” kata Kurniawan ketika menemui awak media setelah pertandingan di SUGBK, Sabtu.

Apresiasi untuk Taktik Tim

Mantan pelatih timnas U17 Indonesia itu memberikan apresiasi tinggi terhadap permainan timnya, baik saat menyerang maupun bertahan. Meskipun masa persiapan sangat singkat, Kurniawan menilai para pemain mampu menerjemahkan keinginannya di lapangan.

Salah satu buktinya adalah keberhasilan tim membatasi pergerakan Alejandro Garnacho, pemain pinjaman dari Chelsea yang pernah bermain untuk Manchester United. Strategi sederhana namun efektif berhasil diterapkan oleh para pemain Indonesia All Stars.

“Karena memang kita cuma latihan sehari, persiapannya juga hanya secara garis besar. Kita mau bermain as a team, gitu aja. Jadi ketika Garnacho pegang bola kita harus ada yang cover nyerang ya saling nutup,” ucap Kurniawan menjelaskan instruksinya.

Gol Arkhan Kaka Penambah Kepercayaan Diri

Tiga gol Aston Villa pada pertandingan ini dicetak oleh Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo. Sementara itu, satu-satunya gol balasan untuk Indonesia All Stars dilesatkan oleh striker muda berusia 18 tahun, Arkhan Kaka.

Kaka mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari sepakan Reno Salampessy yang gagal diselamatkan dengan baik oleh kiper Aston Villa. Kurniawan meyakini bahwa gol tersebut akan sangat berarti untuk menambah kepercayaan diri sang pemain muda.

“Sebagai seorang striker tentu ini sangat berarti lah buat kepercayaan diri dia. Apalagi yang digolin adalah tim Aston Villa. Jadi mudah-mudahan akan menambah kepercayaan diri dia. Kualitas dia, bahwa sebenarnya dia punya kualitas. Dan di pertandingan tadi tidak nervous, tidak gugup, tetap percaya diri. Itu yang paling penting,” ucap Kurniawan yang merupakan striker legendaris Indonesia tersebut.

Cedera Jordy Wehrmann Jadi Penyesalan

Satu-satunya hal yang disesalkan oleh Kurniawan dari laga ini adalah cedera yang dialami oleh Jordy Wehrmann. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada klub Jordy, Madura United, karena pemainnya mengalami cedera yang kemungkinan akan membuatnya absen di pekan-pekan awal kompetisi liga musim depan yang dimulai awal September.

“Belum ada kepastian, tapi kayaknya dislokasi ya. Sini, di bahu ini. Gitu ya. Mudah-mudahan nggak kenapa-napa,” kata Kurniawan mengungkapkan kondisi yang dialami Jordy.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|