Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 2 Dolar AS

2 days ago 9

Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Michael Murphy (DDG 112) yang dihalau Iran di Selat Hormuz pada Sabtu (11/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 dolar AS per barel pada Kamis (11/6/2026) setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran. Pada awal perdagangan, harga minyak AS sempat melonjak lebih dari 3 dolar AS per barel.

Kontrak berjangka Brent naik 2,30 dolar AS atau 2,47 persen menjadi 95,40 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 2,60 dolar AS atau 2,89 persen menjadi 92,63 dolar AS per barel.

Komando Militer Gabungan Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Kamis. Iran menyatakan kapal tanker minyak maupun kapal komersial yang mencoba melintasi jalur tersebut akan menjadi sasaran tembakan.

Namun, militer AS melalui akun resmi di platform X pada Rabu (10/6/2026) menyatakan kapal-kapal komersial masih melintas keluar-masuk Selat Hormuz.

Militer AS juga menyebut tidak ada kapal perang AS yang terkena serangan di kawasan tersebut, setelah media pemerintah Iran melaporkan kapal-kapal AS di sekitar perairan itu menjadi sasaran rudal dan pesawat nirawak.

Pasukan AS mulai melancarkan serangan tambahan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu sore waktu setempat. Serangan tersebut memperburuk eskalasi konflik yang sebelumnya sempat mereda setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata rapuh pada awal April lalu.

Selama beberapa bulan terakhir, gangguan terhadap lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz telah menjaga harga minyak tetap tinggi. Jalur tersebut selama ini menjadi rute sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia.

sumber : REUTERS

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|