Gus Rozin Angkat Bicara Soal Menag Maju Ketum PBNU, Ingatkan Satu Hal Mendasar Ini

5 days ago 22

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin menanggapi pernyataan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang menyebut Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berpotensi menjadi calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Gus Rozin, munculnya nama Menag Nasaruddin sebagai kandidat Ketum PBNU merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi NU.

“Ya wajarlah semua orang menyebut semua orang itu wajar, apalagi kan sama-sama menteri ya. Tapi juga saya menduga belum tentu juga ya, semuanya masih cair juga,” ujar Gus Rozin saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (12/5/2026).

Ia juga menyoroti soal kemungkinan rangkap jabatan jika seorang menteri maju menjadi Ketua Umum PBNU. Menurutnya, komitmen untuk melepaskan jabatan publik penting dilakukan apabila terpilih memimpin PBNU.

“Yang penting adalah komitmen untuk mundur dari menteri kalau dia menjadi ketua umum PBNU,” ucapnya.

Putra KH Sahal Mahfudz ini mengatakan, jabatan Ketua Umum PBNU ini tidak ideal dirangkap dengan posisi pejabat publik yang memiliki tanggung jawab besar di pemerintahan.

“Untuk menjadi ketua umum PBNU dan ketua-ketua NU di manapun, di wilayah maupun cabang, itu tidak bisa dirangkap-rangkap dengan pejabat publik yang punya tanggung jawab besar,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku belum mempelajari secara detail aturan AD/ART NU terkait pejabat setingkat menteri yang maju sebagai Ketua Umum PBNU.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|