Gubernur DIY Harap Peristiwa Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Tidak Terulang

5 hours ago 1

Gubernur DIY harap peristiwa TNI gugur di Lebanon tidak terulang.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA, – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyatakan harapannya agar peristiwa gugurnya prajurit TNI dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon tidak terulang. Hal ini disampaikannya saat menyambut kedatangan jenazah prajurit TNI di Baseops Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Sabtu malam.

"Saya mengucapkan belasungkawa, tetapi juga harapan saya peristiwa ini tidak terulang kembali," ujar Sultan. Sultan menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan kesepakatan-kesepakatan internasional dalam misi bersama PBB.

Menurut Sultan, setelah kejadian tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon, pemerintah diharapkan segera memastikan kesepakatan damai yang ada tetap ditegakkan. "Ya, bagaimana kesepakatan-kesepakatan internasional dalam penugasan dari PBB itu bisa konsisten dilakukan," tambahnya.

Sultan juga berharap agar Pemerintah Indonesia bersama PBB mengidentifikasi penyebab insiden tersebut. "Tuntutan kita kan di situ, di PBB, dan semoga itu bisa dilaksanakan dengan baik. Mengidentifikasi betul ini kealpaan atau kesengajaan, saya kira itu," tegasnya.

Salah satu prajurit TNI yang gugur adalah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dari Kulon Progo, DIY. Jenazahnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kulon Progo pada Minggu (5/4). Sultan menyatakan tidak akan mengantar jenazah sampai ke Kulon Progo. "Tidak, sudah dilepas, nanti di sana pelepasan untuk diserahkan kepada keluarga," ujar Gubernur DIY.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|