Dokumenter Gaza: Doctors Under Attack Raih Penghargaan BAFTA 2026

5 days ago 26

Film Gaza: Doctors Under Attack. Dokumenter ini meraih penghargaan kategori Current Affairs dalam ajang Bafta TV Awards 2026 yang digelar di Royal Festival Hall, London, pada Ahad (10/5/2026) malam waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokumenter Gaza: Doctors Under Attack berhasil meraih penghargaan kategori Current Affairs dalam ajang Bafta TV Awards 2026 yang digelar di Royal Festival Hall, London, pada Ahad (10/5/2026) malam waktu setempat. Film ini mengangkat kesaksian langsung para tenaga kesehatan Palestina di Gaza.

Diproduksi oleh Basement Films, dokumenter yang awalnya akan tayang di BBC tersebut akhirnya tayang di Channel 4 pada Juli tahun lalu. Saat menerima penghargaan, produser eksekutif Ben de Pear memberikan penghormatan kepada para jurnalis yang terlibat dalam produksi film, termasuk dua kontributor dari Gaza, Jaber Badwan dan Osana Al Ashi.

"Kami setiap hari bangun dengan perasaan khawatir apakah kedua jurnalis masih hidup, untuk itu kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka," kata Ben de Pier, dilansir laman Anadolu Agency, Senin (11/5/2026).

Presenter dan jurnalis Ramita Navai juga menyampaikan bahwa penghargaan itu didedikasikan untuk para tenaga medis Palestina yang ditahan di pusat-pusat penahanan Israel. Dalam pidatonya, ia menyebut lebih dari 1.700 dokter dan tenaga kesehatan Palestina telah terbunuh serta lebih dari 400 lainnya ditahan.

Kemenangan ini kembali memunculkan kontroversi terkait keputusan BBC yang pernah menolak menayangkan dokumenter tersebut. Dalam pidato saat menerima penghargaan, de Pear secara langsung menyindir BBC, yang menyiarkan upacara Bafta di BBC One dengan penundaan lebih dari dua jam.

"Terakhir, hanya sebuah pertanyaan untuk BBC, mengingat kalian membatalkan film kami, apakah kalian juga akan menghapus kami dari tayangan Bafta nanti malam?" kata de Pear.

Ramita Navai turut mengkritik keputusan BBC. la menyatakan dokumenter tersebut memuat hasil investigasi yang sebelumnya didanai BBC tetapi tidak jadi ditayangkan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|