Diaspora Tentara Zionis Diburu, Kejaksaan Peru Buka Kasus Kejahatan Perang Brigade Givati di Gaza

1 week ago 26

Tentara Israel dari Batalyon Rotem Brigade Givati ??435 menggunggah foto dirinya sedang buang air kecil di atas Alquran di Jabalia, Jalur Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID,LIMA — Kantor Kejaksaan Agung Peru resmi membuka penyelidikan kriminal awal terhadap seorang tentara yang bertugas di Batalyon Shaked, Brigade Givati, Angkatan Darat Israel. Penyelidikan ini terkait dengan dugaan kejahatan perang yang dilakukan di Jalur Gaza, demikian dilaporkan Quds News Network pada Sabtu(9/5/2026).

Langkah hukum ini diambil menyusul pengaduan yang diajukan oleh Yayasan Hind Rajab. Organisasi tersebut telah mengajukan berbagai kasus internasional yang menuduh tentara Israel melakukan kejahatan perang, kejahatan kemanusiaan, dan genosida selama agresi di Gaza.

Menurut organisasi tersebut, Kantor Penuntutan Kriminal Peru yang khusus menangani hak asasi manusia dan kontra-terorisme, telah memerintahkan penyelidikan awal selama 15 hari yang dimulai pada 28 April 2026.

Dalam pengaduannya, yayasan tersebut menyatakan bahwa tentara Israel yang bersangkutan diyakini sedang berada di Peru, kemungkinan di ibu kota Lima atau wilayah Cusco.

Organisasi tersebut mendesak Peru untuk menerapkan prinsip yurisdiksi universal, yang memungkinkan sebuah negara menyelidiki kejahatan internasional yang serius tanpa memandang di mana lokasi kejahatan itu dilakukan.

Otoritas Peru dilaporkan bersandar pada Konvensi Jenewa dan Statuta Roma dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sebagai landasan hukum untuk menjalankan wewenang tersebut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|