Bulan Dana PMI Sleman Tembus Rp1,3 Miliar, Ini Peruntukannya

5 hours ago 3

Harianjogja.com, SLEMAN — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,3 miliar dalam kegiatan Bulan Dana PMI 2026. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai layanan kemanusiaan bagi masyarakat.

Perolehan tersebut diserahkan secara simbolis dalam acara penutupan Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman yang digelar di Aula Lantai III Pemkab Sleman, Jumat (3/7/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Ketua PMI Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, menjelaskan dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan yang selama ini menjadi fokus PMI.

“Hasil Bulan Dana PMI akan digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat, penanggulangan bencana, layanan sosial, ambulans, pertolongan pertama, evakuasi jenazah, hingga operasional posko siaga 24 jam,” ujarnya.

Selain itu, dana tersebut juga akan mendukung layanan PMI pada momentum tertentu seperti Hari Raya Idulfitri serta Natal dan Tahun Baru, yang biasanya membutuhkan kesiapsiagaan lebih tinggi.

Mafilindati turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana tersebut, mulai dari instansi pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, rumah sakit, hingga masyarakat umum.

“Terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat Sleman. Kontribusi ini sangat berarti agar PMI dapat terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan,” katanya.

Tak hanya mengandalkan penggalangan dana, PMI Sleman juga terus mengembangkan berbagai layanan untuk memperkuat kemandirian organisasi. Selain Unit Pengelolaan Darah, PMI kini mengembangkan layanan Klinik Pratama serta layanan ambulans.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menilai capaian Bulan Dana PMI mencerminkan tingginya kepedulian sosial masyarakat Sleman.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, melainkan wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial.

“Penutupan Bulan Dana PMI bukan hanya akhir kegiatan, tetapi refleksi kepedulian dan semangat kemanusiaan masyarakat Sleman,” ujar Danang.

Ia menegaskan bahwa dana yang terkumpul bukan sekadar angka, tetapi amanah yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat luas.

“Saya yakin PMI Sleman akan mengelola dana ini secara profesional dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan dukungan masyarakat yang terus mengalir, PMI Sleman optimistis dapat memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan di wilayah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|