Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Kuwait, Selat Hormuz Kian Tegang

2 weeks ago 35

Rudal Iran (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi serangan balasan yang dilakukan pada Kamis(28/5/2026) dini hari terhadap pangkalan udara militer Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut menyasar lokasi yang menjadi muasal peluncuran serangan udara AS ke situs militer Iran di kota pelabuhan Bandar Abbas.

IRGC menegaskan, serangan balasan tersebut dilakukan tak lama setelah jet tempur AS menyerang sebuah titik di pinggiran Bandara Bandar Abbas dengan proyektil udara."Tindakan balasan ini merupakan peringatan serius bagi musuh. Mereka harus tahu bahwa setiap tindakan agresi tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban," tegas IRGC dalam pernyataannya.

Pihak IRGC juga memperingatkan akan adanya respons yang "jauh lebih menentukan" jika musuh nekat mengulangi tindakan serupa. IRGC menambahkan, segala konsekuensi dari ketegangan ini sepenuhnya berada di tangan pihak agresor, dilansir dari laman Mehr News.

Selat Hormuz semakin tegang

Berdasarkan laporan dari kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, rangkaian insiden terbaru ini dipicu oleh pelanggaran navigasi di Selat Hormuz. Empat kapal—salah satunya merupakan kapal tanker milik AS—terdeteksi mematikan radar dan sistem pelacakan mereka. Kapal-kapal ini mencoba melintasi Selat Hormuz secara ilegal di tengah pembatasan ketat yang diterapkan Iran.

Pasukan Angkatan Laut IRGC sempat meminta kapal-kapal tersebut untuk mengidentifikasi diri. Karena tidak mendapat respons maupun kerja sama, IRGC melepaskan sejumlah tembakan peringatan yang memaksa kapal tanker AS tersebut berhenti dan berbalik arah.

Merespons insiden tersebut, militer AS meluncurkan serangan udara ke tiga lokasi di dekat Bandara Bandar Abbas. Otoritas Iran melaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan materiil akibat serangan jet AS tersebut.

IRGC langsung membalas dengan menggempur pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Meski IRGC tidak merinci pangkalan mana yang diserang, aktifnya sistem pertahanan udara di Kuwait mengindikasikan bahwa serangan Iran mengarah ke pangkalan militer AS di negara tersebut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|