
Aris Suharyanta dalam acara serah terima jabatan kepengurusan DPC Partai Gerindra Bantul, Senin malam. /Harian Jogja-Kiki Luqman.
Harianjogja.com, BANTUL—Gerindra Bantul memasuki babak baru setelah Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, resmi menerima mandat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bantul. Di bawah kepemimpinan baru ini, partai langsung memasang target politik jangka panjang dengan membidik tambahan kursi di DPRD Bantul pada Pemilu 2029.
Selain menyiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang, kepengurusan baru juga memprioritaskan pembenahan organisasi hingga tingkat bawah. Penguatan struktur partai dinilai menjadi fondasi utama agar konsolidasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Komitmen tersebut disampaikan Aris seusai prosesi serah terima jabatan pengurus DPC Partai Gerindra Bantul yang digelar di Timbulharjo, Bantul, Senin (15/6/2026) malam. Dalam agenda tersebut, pataka partai diserahkan oleh ketua sebelumnya, Datin Wisnu Pranyoto, kepada Aris Suharyanta sebagai simbol pergantian kepemimpinan sekaligus keberlanjutan roda organisasi.
Dalam kepengurusan periode baru, Aris akan didampingi Titis Ajeng Ganis Mareti yang menjabat sebagai sekretaris serta Dhony Kristanto sebagai bendahara.
Mengawali masa kepemimpinannya, Aris menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, terutama terkait kelengkapan struktur organisasi partai di tingkat kalurahan hingga padukuhan. Menurutnya, sejumlah posisi kepengurusan di wilayah tersebut masih belum terisi secara optimal.
"Saat ini, struktural Partai Gerindra Bantul di beberapa kalurahan ada yang belum terisi, kemudian di padukuhan juga ada beberapa belum terisi, jadi selama kepemimpinan ini akan kita tertibkan," kata Aris yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Bantul.
Menurut Aris, keberadaan struktur partai yang lengkap hingga tingkat akar rumput sangat penting untuk memperkuat jaringan organisasi. Dengan demikian, komunikasi antara partai dan masyarakat dapat berlangsung lebih baik, termasuk dalam menyerap aspirasi warga maupun menyampaikan berbagai program partai.
Di samping fokus pada konsolidasi internal, Aris menegaskan kader Gerindra harus terus hadir di tengah masyarakat. Ia menyebut arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi pedoman bagi seluruh kader untuk menjaga kedekatan dengan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
"Sesuai dengan perintah ketua umum yaitu bapak Prabowo, bahwa seluruh kader Partai Gerindra harus dekat dengan rakyat dan harus bisa membantu banyak orang di lingkungannya masing-masing," jelasnya.
Aris meyakini pendekatan yang dekat dengan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap partai. Karena itu, penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui pembenahan struktur, tetapi juga lewat berbagai aktivitas sosial dan pelayanan kepada masyarakat.
Pasang Target Tambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Kepengurusan baru Gerindra Bantul juga mulai menyiapkan langkah menghadapi Pemilu 2029. Salah satu target yang dipasang adalah meningkatkan jumlah keterwakilan partai di DPRD Bantul.
"Kalau target di Bantul kami ingin menambahkan minimal dua kursi di DPRD Kabupaten Bantul," ujarnya.
Target tersebut dinilai realistis mengingat jumlah kursi DPRD Bantul pada periode mendatang akan bertambah dari 45 kursi menjadi 50 kursi. Penambahan alokasi kursi itu membuka peluang lebih besar bagi partai-partai politik untuk meningkatkan representasi mereka di parlemen daerah.
"Keterwakilan di kursi DPRD Bantul kan juga bertambah, dari 45 menjadi 50, tambahan itu kita juga akan ikut bersaing untuk bisa menambah," lanjutnya.
Sementara itu, Anggota DPRD DIY Fraksi Gerindra, Nur Subiyantoro, menekankan pentingnya percepatan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, konsolidasi yang kuat menjadi modal utama dalam menghadapi agenda politik lima tahunan mendatang.
"Ini dalam rangka ya menyongsong di 2029. Mulai dari tingkat DPC, PAC, sampai ranting targetnya di 2026 sudah selesai semuanya," kata Nur Subiyantoro.
Pembentukan struktur partai dari tingkat DPC, PAC hingga ranting tersebut ditargetkan tuntas selama 2026. Langkah itu menjadi bagian dari strategi Gerindra Bantul untuk memperkuat mesin politik sekaligus memperluas jangkauan organisasi menjelang tahapan Pemilu 2029 yang mulai dipersiapkan sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































