Antrean BBM di Medan dan Binjai Sempat Mengular, Ini Hasil Pantauan BPH Migas

12 hours ago 5

Antrian SPBU di Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebut antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Medan dan Binjai, Sumatera Utara, sudah terurai. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan upaya pemulihan distribusi BBM di Medan dan Binjai telah menunjukkan hasil positif.

Menurut dia, BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pasokan BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal.

Selama dua hari terakhir, BPH Migas bersama Pertamina memantau langsung sejumlah SPBU di Medan dan Binjai. Antrean kendaraan mulai berkurang dan kondisi pelayanan di SPBU semakin membaik. Wahyudi menyampaikan pemerintah memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik di wilayah yang menjadi perhatian masyarakat.

"Hasil pemantauan di titik-titik yang menjadi lokasi kerawanan distribusi BBM, alhamdulillah antrean sudah terurai dan kondisi kembali normal," ujar Wahyudi saat meninjau SPBU Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (18/7/2026).

Untuk menjaga kelancaran penyaluran, distribusi BBM diperkuat melalui penambahan armada bantuan (spot charter) dan peningkatan volume pasokan BBM ke SPBU.

Langkah tersebut dilakukan agar stok tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus.

"Masyarakat harap tenang. Pertamina Patra Niaga sudah bergerak cepat menjaga suplai dan pasokan BBM juga dinaikkan menjadi 120-125 persen," ucapnya.

Wahyudi mengatakan sepanjang Jumat (17/7/2026) dan Sabtu (18/7/2026), BPH Migas bersama Pertamina melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami antrean di SPBU.

"Kami melakukan pemantauan di SPBU mulai pagi sampai sore dan malam. Jumat malam kami juga berkeliling. Secara fisik maupun visual, kondisinya memang sudah berangsur normal," terangnya.

Di Binjai, misalnya, antrean panjang yang sempat terjadi kini tidak terlihat lagi. Meski demikian, penguatan distribusi terus dilakukan hingga pasokan benar-benar stabil.

"Kami tadi pagi juga berkunjung ke Binjai yang sempat menjadi topik di media sosial. Antrean yang sebelumnya mencapai lebih dari satu kilometer kini sudah tidak ada. Artinya, pengiriman BBM dari Pertamina Patra Niaga sudah mulai kuat dan masyarakat dapat dilayani dalam kondisi normal," jelasnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|