Gianluca Prestianni (kiri) dari Benfica berebut bola dengan Vinicius Junior dari Real Madrid selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Benfica dan Real Madrid, di Lisbon, Portugal, 17 Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — UEFA menjatuhkan skorsing sementara kepada winger Benfica, Gianluca Prestianni, menyusul dugaan perilaku diskriminatif dalam duel leg pertama play-off Liga Champions UEFA kontra Real Madrid.
Sanksi itu membuat Prestianni dipastikan absen pada leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (25/2/2026) waktu setempat. Real Madrid untuk sementara unggul agregat 1-0 usai menang tipis di Lisbon.
UEFA menyebut skorsing tersebut bersifat sementara sambil menunggu hasil penyelidikan lanjutan. Badan sepak bola Eropa itu telah menunjuk Inspektur Etika dan Disiplin guna mendalami tuduhan hinaan rasial yang diarahkan kepada penyerang Madrid, Vinicius Junior.
“Ini tanpa mengurangi keputusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan,” demikian pernyataan resmi UEFA.
Sempat terhenti
Pertandingan leg pertama sempat dihentikan sekitar 11 menit tak lama setelah Vinicius mencetak gol pembuka di awal babak kedua. Wasit Francois Letexier mengaktifkan protokol anti-rasisme FIFA setelah situasi memanas.
Rekaman siaran televisi memperlihatkan Prestianni beberapa kali menutup mulutnya dengan jersey sebelum melontarkan komentar yang ditafsirkan Vinicius dan rekan setimnya sebagai hinaan rasial. Penyerang Madrid lainnya, Kylian Mbappe, tampak langsung bereaksi keras. Gelandang Aurelien Tchouameni juga mengaku mendengar komentar serupa.
sumber : Reuters

6 hours ago
4














































