Transportasi dan Gudang Pimpin Investasi Banjarmasin, Tembus Rp532 Miliar di Triwulan I 2026

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Investasi yang masuk ke Kota Banjarmasin pada triwulan I 2026 didominasi oleh sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, Ari Yani, mengungkapkan nilai investasi dari ketiga sektor tersebut telah menembus angka Rp532 miliar.

Menurut Ari Yani di Banjarmasin, Selasa, capaian investasi pada sektor ini terbilang signifikan karena baru berjalan satu triwulan namun sudah hampir mencapai separuh dari target investasi kota untuk tahun 2026. "Besaran investasi yang masuk pada sektor ini baru triwulan I sudah hampir mencapai separuh target investasi di kota ini pada 2026," ucapnya.

Ari menjelaskan, target investasi di Kota Banjarmasin untuk tahun 2026 yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi adalah sebesar Rp1,2 triliun. Saat ini, total investasi yang sudah masuk ke kota berjuluk Seribu Sungai itu telah mencapai posisi Rp864 miliar. "Sekarang posisi investasi yang masuk di kota kita sudah mencapai Rp864 miliar," ujarnya.

Optimisme Lampaui Target

Ari Yani menyatakan optimismenya bahwa target investasi di Kota Banjarmasin akan terlampaui hingga akhir tahun 2026. Keyakinan ini didasari oleh iklim ekonomi daerah yang terus menunjukkan perbaikan. Sebagai kota perdagangan dan jasa, keberadaan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dinilai menjadi magnet utama yang menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di bidang transportasi dan pergudangan.

Selain sektor transportasi dan pergudangan, sektor konstruksi juga mencatatkan investasi yang besar dengan nilai mencapai Rp174 miliar. Sektor-sektor lain yang turut menyumbang investasi meliputi sektor pertambangan sekitar Rp54 miliar, serta sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp34 miliar.

Investasi yang masuk juga cukup besar di beberapa sektor lainnya. Ari merincikan, sektor industri kayu mencatatkan investasi sebesar Rp23 miliar, diikuti sektor hotel dan restoran sebesar Rp13 miliar, serta sektor listrik, gas, dan air sebesar Rp11 miliar. "Ada enam sektor usaha lagi yang menarik investasi, termasuk perumahan, perkantoran, industri makanan," paparnya.

Jaminan Kemudahan Perizinan

Dia memastikan bahwa Kota Banjarmasin sangat ramah terhadap investor yang ingin berinvestasi di berbagai bidang. Salah satu daya tarik utamanya adalah kemudahan dalam mengurus perizinan. "Kami memberikan berbagai inovasi pengurusan perizinan yang mudah dan menghindari adanya pungutan liar," tegas Ari.

Dengan derasnya aliran investasi yang masuk, diharapkan pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin akan semakin maju. Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada pengurangan angka pengangguran serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|