Terkait Gugurnya TNI di Lebanon, RI Diminta Tidak Sekadar Mengecam

8 hours ago 5

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bertakziah ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Tiga personel TNI gugur akibat serangan Israel di Lebanon, Aqsa Working Group (AWG) meminta pemerintah Republik Indonesia (RI) tidak sekadar mengecam karena kecaman saja tidak akan menghentikan kejahatan Israel. Untuk itu, AWG meminta RI untuk mengambil langkah tegas dan terukur dalam membela kehormatan serta kedaulatan bangsa.

"Penyerangan terhadap kontingen Indonesia merupakan penyerangan terhadap negara Republik Indonesia, oleh karena itu, pemerintah tidak boleh berhenti pada sikap mengecam semata, melainkan harus mengambil langkah tegas dan terukur dalam membela kehormatan serta kedaulatan bangsa," kata Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah kepada Republika, Rabu (1/4/2026)

AWG juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang dibunuh Zionis Israel saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). AWG mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

Anshorullah menegaskan bahwa AWG mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan prajurit TNI dalam menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian dunia sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|