Terdampak Tol Jogja-Solo, SDN Nglarang Segera Dibangun Ulang

2 hours ago 2

Terdampak Tol Jogja-Solo, SDN Nglarang Segera Dibangun Ulang

Foto ilustrasi jalan tol. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN — Proyek pembangunan gedung baru SDN Nglarang di Kalurahan Tlogoadi, Mlati, akhirnya memasuki babak penting. Sekolah yang terdampak proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman itu kini bersiap direlokasi, dengan target pembangunan fisik dimulai pada Mei 2026.

Langkah ini menjadi bagian krusial dalam percepatan proyek strategis nasional sekaligus memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa terganggu.

 Humas PT Adhi Karya proyek tol, Agung Murhandjanto, memastikan proses pematokan lahan pengganti telah rampung. Penentuan titik lokasi dilakukan bersama berbagai pihak, mulai dari PT Jasamarga Jogja Solo, Pemkab Sleman, hingga BPN Sleman.

“Alhamdulillah sudah ketemu titik-titiknya, sudah firm,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Dengan selesainya tahap ini, proyek langsung bergerak ke fase teknis berikutnya.

Masuk Tahap Drainase dan Penimbunan

Setelah pematokan, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan Reinforced Concrete Pipe (RCP) untuk sistem drainase. Infrastruktur ini penting untuk memastikan aliran air di kawasan sekolah baru berjalan optimal.

Selanjutnya, lahan akan ditimbun karena kondisi awal berupa kolam ikan, Pemasangan saluran air (RCP), Penataan drainase kawasan hingga Penimbunan lahan bekas kolam.

“Setelah saluran air siap, baru kita masuk tahap penimbunan,” jelas Agung.

Lahan Lebih dari 3.000 Meter Persegi

Lahan pengganti SDN Nglarang memiliki luas lebih dari 3.000 meter persegi. Sebelum pembangunan dimulai, pihak pengembang telah menyelesaikan proses ganti rugi kepada pembudi daya ikan yang sebelumnya memanfaatkan area tersebut.

“Kolam ikannya sudah kita ganti rugi, sehingga bisa segera dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah,” katanya.

Langkah ini memastikan tidak ada konflik lahan sekaligus mempercepat progres proyek.

Target Mulai Dibangun Mei 2026

 Pembangunan fisik gedung sekolah ditargetkan mulai berjalan pada Mei 2026. Proses ini dikebut agar relokasi sekolah tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Kita usahakan Mei sudah mulai pembangunan,” tegas Agung.

Untuk anggaran, nilai pembangunan akan mengacu pada hasil appraisal gedung lama, dengan kemungkinan tambahan dukungan dari Pemkab Sleman.

Bagian dari Proyek Tol yang Dikebut

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, sebelumnya menyebut ruas Trihanggo–Junction Sleman ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Ruas ini nantinya akan terhubung dengan Tol Jogja–Bawen, memperkuat konektivitas wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Hingga kini, progres proyek menunjukkan Konstruksi 79,77% sementara Pengadaan lahan mencapai 98,67%.

Salah satu pekerjaan krusial yang masih dikebut adalah relokasi SDN Nglarang yang berdiri di atas Sultan Ground.

Relokasi Sekolah Jadi Kunci Proyek

Relokasi SDN Nglarang sempat menjadi tantangan karena sulitnya mencari lahan pengganti yang sesuai. Namun kini, solusi telah ditemukan dan proses pembangunan siap dimulai.

Langkah ini menjadi bukti bahwa proyek infrastruktur besar tetap memperhatikan aspek sosial, khususnya keberlangsungan pendidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|