Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak

3 hours ago 2

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak

Lokasi TPR baru di kawasan Parangtritis, Senin (13/4/2026). Harian Jogja/Kiki Luqman

Harianjogja.com, BANTUL— Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatatkan rekor kunjungan wisatawan yang signifikan selama momentum libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus. Lonjakan drastis mulai terlihat sejak Rabu (14/5/2026) hingga puncaknya pada Kamis (15/5/2026), di mana ribuan pelancong memadati berbagai destinasi unggulan di Bumi Projotamansari.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, membeberkan data kunjungan yang menunjukkan tren kenaikan tajam. Pada Rabu, tercatat sebanyak 2.147 wisatawan masuk ke Bantul, naik sekitar 49 persen dibandingkan hari normal pada awal Mei yang rata-rata hanya menyentuh angka 1.438 orang.

Lonjakan yang jauh lebih fantastis terjadi pada Kamis. Jumlah kunjungan melesat hingga mencapai 7.760 orang. Angka ini naik hampir enam kali lipat jika disandingkan dengan data kunjungan pada hari normal sebelumnya yang hanya berkisar di angka 1.129 wisatawan.

“Data itu merupakan total kunjungan wisata di seluruh wilayah Bantul sampai pukul 19.00 WIB,” jelas Markus, Kamis (15/5/2026).

Kawasan pesisir pantai selatan tetap menjadi primadona dan mendominasi angka kunjungan selama masa liburan ini. Jalur menuju destinasi populer seperti Pantai Parangtritis dan Pantai Samas sempat terpantau padat merayap oleh arus kendaraan wisatawan sejak siang hingga sore hari.

Pelancong yang datang tidak hanya berasal dari wilayah DIY, namun juga banyak didominasi oleh wisatawan asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain wisata bahari, kawasan wisata alam dan sentra kuliner khas Bantul juga ikut kecipratan berkah dari kerumunan massa yang berlibur bersama keluarga ini.

Kendati meraup sukses besar pada libur kali ini, Dispar Bantul justru memprediksi kondisi berbeda untuk momentum libur Iduladha mendatang. Markus menilai karakteristik libur keagamaan yang tidak berhimpitan langsung dengan akhir pekan panjang cenderung tidak akan memicu lonjakan kunjungan yang ekstrem.

“Prediksi kami tidak terlalu naik karena libur keagamaan dan bukan akhir pekan panjang,” tambahnya.

Mengantisipasi kepadatan yang masih mungkin terjadi hingga sisa akhir pekan ini, Dispar Bantul mengimbau seluruh pengelola destinasi untuk tetap memprioritaskan faktor keamanan dan kenyamanan pengunjung. Wisatawan yang bermain di bibir pantai juga diperingatkan untuk selalu waspada terhadap ancaman gelombang tinggi dan arus bawah laut yang berbahaya di pantai selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|