Sosok Jenderal Iran Esmail Qaani, Pengkhianat di Lingkaran 1 Khamenei

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran sejak 28 Februari. Dilaporkan bagaimana Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, tewas dalam serangan itu, termasuk sejumlah pejabat.

Namun, ada satu-satunya orang yang selamat dari serangan itu. Ia adalah Jenderal Esmail Qaani atau dikenal juga dengan Ismail Qaani.

Ia merupakan komandan Pasukan Quds, sayap operasi luar negeri elit Iran yang mempersenjatai dan mengoordinasikan "Poros Perlawanan" di seluruh Timur Tengah, bagian dari Garda Revolusi Iran (IRGC). Fakta tersebut kemudian membuat Qaani dituduh melakukan spionase di negaranya.

Tuduhan kepada Qaani bukan tanpa alasan. Ia juga selamat dari dua serangan Israel di tahun-tahun sebelumnya.

Lalu apakah benar di pengkhianat di lingkaran dalam Khamenei?

Mata-Mata Mossad

Sebenarnya, Mossad telah membantah tuduhan ini. Dalam sebuah pernyataan, Mossad mengatakan "Ismail Qaani, komandan Pasukan Quds dari IRGC, bukanlah mata-mata kami", sebagaimana dimuat laman Turki En.Haberler.

Pernyataan itu menolak spekulasi selama berbulan-bulan bahwa jenderal Iran itu telah membelot ke dinas intelijen Israel. Namun ini tak menghentikan interogasi.

Qaani (67) dikenal sebagai komandan berpangkat tinggi yang bertanggung jawab atas operasi luar negeri IRGC. Ia ditunjuk untuk menggantikan mantan pemimpin pasukan Quds Qassem Soleimani, yang tewas pada tahun 2020, dalam sebuah operasi pembunuhan AS di Bagdad, Irak.

Namun, selama masa jabatannya, "Poros Perlawanan" Timur Tengah yang dibangun sebelumnya, termasuk Hamaz di Gaza serta Hizbullah di Lebanon hancur. Kepala politik Hamas Ismail Haniyeh dibunuh dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah meninggal dunia.

Qaani seharusnya komandan yang bertanggung jawab langsung atas pengelolaan jaringan proksi regional selama perang regional. Dalam kepemimpinannya banyak sosok penting lain juga tereliminasi.

Selama perang Iran-Israel selama 12 hari tahun lalu, ia dinyatakan tewas oleh beberapa media. Namun tiba-tiba, ia muncul kembali ke publik dalam perayaan publik di Teheran pada akhir Juni 2025, mengenakan pakaian sipil dan topi baseball, dalam keadaan sehat.

Urutan yang sama terjadi pada Oktober 2024, ketika ia dinyatakan tewas. Tetapi, ia kemudian dilaporkan diinterogasi, dan muncul kembali di televisi pemerintah.

Sementara itu, Israel telah menerbitkan daftar pejabat Iran dan pejabat yang terkait dengan Iran yang ingin mereka singkirkan. Akhir pekan lalu, daftar itu dinyatakan "lengkap" tapi nama Qaani tidak ada di dalamnya.

Kabar Ditangkap & Dieksekusi

Sementara itu The National menyebut laporan baru menunjukkan Qaani sudah ditangkap, diinterogasi atau bahkan dieksekusi. Ada beberapa akun di media sosial yang mengklaim soal itu.

"Esmail Qaani, kepala Pasukan Quds Iran telah dieksekusi oleh IRGC," kata sebuah akun X dimuat The National Kamis (5/3/2026).

"Dia telah selamat dari semua upaya pembunuhan sejauh ini... bahkan bersama Khamenei selama pemboman AS-Israel ia berhasil melarikan diri," tambah laman itu.

"Sebelumnya, dia ditahan oleh IRGC karena dicurigai sebagai agen Mossad."

Meski begitu hingga kini belum ada pernyataan dari pemerintah Iran. IRGC juga tidak memberi klarifikasi resmi.

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|