Pemerintah Investigasi Padamnya Listrik di Jakarta Kemarin

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan investigasi terkait insiden padamnya aliran listrik yang terjadi wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026).

Pemadaman terjadi sekitar pukul 10.25 WIB di sejumlah titik, termasuk kawasan Mampang, Panglima Polim, Jl. Gatot Subroto di Jakarta Selatan, lalu Jalan Lapangan Banteng dan Pasar Baru di Jakarta Pusat, hingga kawasan Glodok, Jakarta Barat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan untuk berkoordinasi langsung dengan PT PLN (Persero).

Dia menyebut proses penyelidikan saat ini tengah berlangsung di lapangan guna menyisir sumber masalah pada sistem kelistrikan ibu kota.

"Yang ini lagi dilakukan investigasi oleh teman-teman di Dirjen Gatrik," ucapnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/4/2026).

Bahkan, Yuliot mengaku dirinya juga terdampak dari pemadaman listrik tersebut.

Dia menjelaskan, penyelidikan difokuskan pada pengecekan di berbagai fasilitas infrastruktur yang menyuplai beban listrik ke wilayah Jakarta.

Selain mencari penyebab utama, pemerintah juga membuka peluang untuk melakukan pembaharuan pada sejumlah perangkat kelistrikan yang dinilai sudah perlu diremajakan.

"Ini diselesaikan itu termasuk kemungkinan pergantian itu peralatan di beberapa gardu induk," tambahnya.

Nantinya, hasil investigasi akan menjadi dasar evaluasi bagi PLN dalam meningkatkan keandalan sistem distribusi dan transmisi. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kestabilan pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika beban kelistrikan yang tinggi.

"Iya ini saya juga terkena dampak tuh itu ada. Jadi untuk ini ya saya juga ini sudah koordinasikan tim dari Dirjen Ketenagalistrikan itu juga sudah ini melakukan koordinasi dengan PLN itu penyebabnya apa," tandasnya.

Sudah Pulih 100%

PT PLN (Persero) telah berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang sempat mengalami gangguan di sebagian wilayah Jakarta sejak sekitar pukul 10.25 WIB Kamis (23/4/2026).

Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, menyatakan bahwa sebagian besar pelanggan terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik pada pukul 12.23 WIB, sedangkan sekitar 5% lainnya berhasil dipulihkan pada pukul 15.05 WIB.

Sebagai gambaran, sistem kelistrikan wilayah Jakarta dan sekitarnya ditopang oleh 76 gardu induk. Dari jumlah tersebut, 13 gardu induk sempat terdampak gangguan pasokan listrik.

"PLN terus berupaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," terang Haris Andika, dalam siaran persnya, Kamis malam (23/4/2026).

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto menjabarkan bahwa gangguan yang terjadi di sebagian wilayah Jakarta pada pukul 10.25 WIB diakibatkan adanya kendala teknis pada sistem kelistrikan. Hingga saat ini, para personel tengah melakukan penelusuran sumber penyebab gangguan.

"Dalam monitoring keandalan di seluruh proses bisnis, PLN memastikan saat ini dalam kondisi normal, termasuk kesiapan pasokan energi primer yang aman dan mencukupi," tandas Gregorius.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|