Seribu Hari Perang, Mengapa Superioritas Militer Israel Gagal Taklukkan Gaza?

2 hours ago 3

Tentara Israel membawa peti mati Sersan Ohad Yaari saat upacara pemakamannya di Rehovot, Israel, 7 Juni 2026. Militer Israel mengumumkan pada 6 Juni, bahwa dua tentara tewas dalam insiden terpisah di Lebanon selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Tanggal 3 Juli menandai tepat seribu hari sejak dimulainya perang genosida di Jalur Gaza. Momentum tersebut memaksa dunia untuk mengakui sebuah kenyataan yang tak terbantahkan: terlepas dari superioritas militer yang luar biasa, Israel telah gagal mencapai tujuan politik utamanya.

Kehancuran yang ditimbulkan memang teramat masif. Bencana kemanusiaan telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan puluhan ribu nyawa manusia telah melayang, seperti dilansir dari Palestine Chronicle.

Sejak 1948, pemerintahan Israel dari masa ke masa selalu berupaya menyelesaikan konflik ini melalui jalur kekuatan militer. Di Gaza, strategi tersebut kembali bertumpu pada asumsi bahwa keunggulan militer yang mutlak akan mampu melenyapkan gerakan perlawanan sekaligus memadamkan perjuangan nasional Palestina untuk selamanya.

Seribu hari kemudian, ekspektasi tersebut sama sekali tidak terwujud. Perang telah mereduksi kota-kota di Gaza menjadi puing-puing reruntuhan. Kendati demikian, agresi tersebut terbukti tidak mampu menghancurkan identitas suatu bangsa maupun aspirasi mereka untuk menentukan nasib sendiri (self-determination). Hal ini barangkali menjadi pelajaran paling krusial dari konflik ini.

Selama beberapa dekade, superioritas teknologi dan militer selalu digaungkan sebagai jaminan bagi keamanan Israel sekaligus stabilitas regional. Meski demikian, konflik yang berkepanjangan, bertahannya perlawanan Palestina, serta terbukanya berbagai front baru di kawasan telah memicu perdebatan yang kian meluas mengenai keterbatasan strategi militer murni tersebut.

Keunggulan militer Israel memang tetap utuh. Akan tetapi, kemampuan Tel Aviv untuk menerjemahkan kekuatan senjata tersebut menjadi hasil politik yang langgeng kini menjadi hal yang kian dipertanyakan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|