Sambut Arus Mudik, 195 Masjid di DIY Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

4 hours ago 3

Masjid Jogokariyan yang ada di Kota Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebanyak 195 masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disiapkan sebagai tempat singgah atau rest area bagi para pemudik selama arus mudik Lebaran 2026. Masjid-masjid tersebut ditetapkan sebagai Masjid Ramah Musafir untuk memberikan layanan ibadah sekaligus tempat beristirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

Masjid Ramah Musafir ini menjadi upaya Kemenag dalam menghadirkan fasilitas tambahan bagi pemudik yang akan melintas di berbagai jalur utama termasuk di wilayah Yogyakarta. "Update terbaru 195 masjid (yang disiapkan sebagai tempat singgah atau rest area bagi para pemudik -Red)," kata Plt Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag DIY Nurhuda, Senin (9/3/2026).

Nurhuda menyampaikan, ratusan masjid tersebut tersebar di jalur strategis di DIY. Pemetaan ratusan masjid tersebut dilakukan untuk memastikan tempat ibadah itu juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi istirahat yang nyaman selama perjalanan mudik. Selain menjadi tempat beribadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi tempat peristirahatan yang layak bagi musafir yang menempuh perjalanan panjang.

"Kami ingin memastikan bahwa masjid bukan hanya tempat sholat, tapi benar-benar menjadi tempat rehat nyaman bagi musafir yang kelelahan di perjalanan," ujarnya menambahkan.

Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan kesiapan paling masif, yakni menyiagakan 99 masjid. Langkah ini disusul oleh Kabupaten Sleman yang menyiapkan 40 masjid di titik-titik krusial jalur utama.

Selain itu, Nurhuda mengatakan, Kabupaten Kulonprogo turut berkontribusi dengan menyiagakan 25 masjid, disusul Kabupaten Gunungkidul dengan 18 masjid yang siap melayani wisatawan dan pemudik di jalur selatan. "Untuk wilayah Kota Yogyakarta, terdapat 9 masjid strategis yang telah terdata siap menerima para musafir selama masa Lebaran 2026 ini dan ada tambahan sehingga totalnya menjadi 195 masjid," ujarnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|