REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap geng motor yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat (KBB), serta Margaasih. Polisi bakal memberikan tindakan tegas dan terukur.
Kesiapan polisi dalam mengamankan anggota geng motor brutal itu terlihat dalam simulasi yang ditunjukan dalam momen Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Mapolres Cimahi, Rabu (1/7/2026). Dalam simulasi itu digambarkan segerombolan geng motor tiba-tiba membuat onar hingga melakukan kekerasan.
Unit Reaksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Cimahi langsung datang tak berselang lama setelah laporan diterima. Mereka bersenjata lengkap sebagai respons atas keributan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Pelaku keributan itu berhasil dibekuk setelah petugas melancarkan upaya represif. Para pelaku berusaha melarikan diri dengan melemparkan bom asap, bamun polisi tak kalah sigap merespons aksi brutal tersebut.
"Tadi kita ada simulasi untuk menghadapi eskalasi yang meningkat di masyarakat, yang tadi diambil contohnya adalah tawuran antar pelajar, seperti itu. Kita tunjukkan dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara," kata Niko.
Niko mengatakan dinamika di lapangan tak bisa diprediksi. Sehingga respons cepat dari pihak kepolisian sebagai langkah untuk menekan potensi kriminalitas dan eskalasi ancaman lainnya bagi masyarakat.
"Karena memang sebenarnya beberapa dinamika di lapangan kan tentunya sangat berbeda, ya. Ada mungkin pencurian, ada mungkin apa, tapi kami ambil satu objek terkait dengan tawuran," ujar Niko.
"Karena wilayah Cimahi ini juga beririsan dengan Kota Bandung, sehingga bisa menunjukkan bahwa Polres Cimahi siap untuk menerima segala perubahan eskalasi yang terjadi, seperti itu," kata dia.
Di sisi lain, Niko berharap kepercayaan publik pada Polri terus meningkat. Hal itu lantaran personel Polri, termasuk di wilayah hukum Polres Cimahi. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengayomi masyarakat.
"Tentunya dengan tadi disampaikan, bahwa dengan 80 tahun Polri ini sudah semakin dewasa. Alhamdulillah kalau semakin dicintai masyarakat, seperti disampaikan oleh Kapolri, Polri yang maju, Indonesianya juga pasti akan maju, atau sebaliknya, seperti itu," kata Niko.

8 hours ago
4











































