Presiden Iran Minta Maaf, Janji Tidak Serang Tetangga dengan Syarat...

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara tetangganya di tengah meningkatnya konflik dan serangan militer melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Konflik yang mulai meluas ke kawasan regional Timur Tengah tersebut kini memasuki pekan kedua.

Permintaan maaf Masoud Pezeshkian tersebut disampaikan dalam pidatonya yang disiarkan TV Pemerintah, demikian dilaporkan kantor berita AFP, Sabtu (7/3/2026). 

Tak hanya meminta maaf, Masoud Pezeshkian juga menegaskan tidak akan melakukan serangan ke negara lain atau negara tetangganya, tapi dengan syarat utama yang ditegaskannya dalam pidato tersebut. 

"Saya meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran," kata Masoud Pezeshkian.

Dia mengatakan tidak akan menargetkan negara-negara tetangga kecuali jika serangan datang dari negara-negara tersebut. Iran, tambahnya, juga tidak akan menyerah kepada AS dan Israel.

"Musuh-musuh harus membawa keinginan mereka agar rakyat Iran menyerah ke kuburan mereka," tegas  Masoud Pezeshkian.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 80 jet tempur angkatan militer Israel pada hari Sabtu (7/3/2026) waktu setempat melakukan serangan terhadap pusat-pusat militer dan rudal Iran di Teheran. 

Dalam laporan lain yang dilansir AFP hari Sabtu, Liga Arab akan melakukan pertemuan darurat pada hari Minggu (8/3/2026) membahas rangkaian serangan yang kini meluas ke kawasan Teluk.

(dce/dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|