REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan telah menerima laporan awal mengenai insiden yang melibatkan pesawat perintis milik PT AMA dengan registrasi PK-RCY. Kejadian itu terjadi di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterima dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa menyampaikan, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa 1 orang pilot dan 7 penumpang.
"Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT," ujar Lukman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Lukman mengatakan tidak diperoleh adanya informasi terkait kondisi keamanan di area sekitar lapter tersebut yang menunjukkan adanya situasi keamanan yang tidak kondusif. Sebelum penerbangan dilaksanakan, sambung dia, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik.
"Namun demikian, berdasarkan laporan awal, tidak terdapat penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat," ucap Lukman.
Setelah pilot melaporkan pesawat telah mendarat, Lukman katakan, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus. Lukman menyampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah menerima laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.
"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang," kata Lukman.
Saat ini, lanjut Lukman, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sambung Lukman, menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini serta akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memperoleh informasi yang akurat serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan sesuai ketentuan.

12 hours ago
5
















































