PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang telah memulai proyek revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Revitalisasi ini merupakan tahap awal dari rencana pengembalian Stasiun Semarang Tawang ke fasadnya yang asli.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 56.718 orang pada Rabu (18/3/2026), hingga pukul 09:00 WIB. Meski penghitungan masih berlanjut, tapi angka tersebut merupakan yang terpadat sejak masa angkutan Lebaran dimulai pada 11 Maret 2026 lalu.
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan, Rabu hari ini merupakan puncak arus mudik yang menggunakan moda transportasi kereta api di stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Dari 56.718 penumpang yang tercatat pada Rabu pagi, sebagian besar dari mereka turun dan naik di Stasiun Semarang Tawang.
Detail pergerakan penumpang di lima stasiun Daop 4 Semarang pada Rabu hingga pukul 09:00 WIB adalah sebagai berikut:
1. Stasiun Semarang Tawang: 8.370 naik dan 8.446 turun
2. Stasiun Semarang Poncol: 8.409 naik dan 5.076 turun
3. Stasiun Tegal: 2.591 naik dan 5.197 turun
4. Stasiun Pekalongan: 1.965 naik dan 3.930 turun
5. Stasiun Cepu: 705 naik dan 2.096 turun
"Mulai tanggal 11 hingga 18 Maret 2026, tercatat Daop 4 telah melayani sebanyak 372.598 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173.538 penumpang yang naik dan 199.060 yang turun di Stasiun wilayah Daop 4 Semarang," kata Manager Humas KaI Daop 4 Semarang Luqman Arif.
Berikut jumlah penumpang terbanyak di lima stasiun wilayah Daop 4 Semarang sejak 11-18 Maret 2026:
1. Stasiun Semarang Tawang: 57.443 naik dan 54.676 turun
2. Stasiun Semarang Poncol: 56.543 naik dan 31.896 turun
3. Stasiun Tegal: 16.098 naik dan 33.419 turun
4. Stasiun Pekalongan: 13.718 naik dan 24.147 turun
5. Stasiun Cepu: 5.988 naik dan 12.432 turun.

4 hours ago
5













































