Monitor Isu Konflik Global, Kemendagri Pastikan Dalam Negeri Stabil

3 hours ago 2

Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ditjen Polpum Kemendagri melakukan monitoring terkait dinamika isu global yang menjadi perhatian publik. Pemantauan media periode 1 Februari-16 Maret 2026 mencatat tingginya intensitas pemberitaan dan percakapan publik di ruang digital, dengan total 12.044 artikel media online dan 29.707 percakapan di media sosial.

Hal itu mencerminkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perkembangan situasi global. Analisis sentimen menunjukkan dominasi respons negatif, khususnya kemarahan sebesar 30,5 persen dan kesedihan sebesar 25,5 persen terkait eskalasi konflik dan dampak kemanusiaan.

"Di sisi lain, terdapat sentimen positif berupa kepercayaan sebesar 26,3 persen persen terhadap peran Indonesia dalam mendorong penyelesaian damai melalui diplomasi," begitu rilis Kemendagri di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Dinamika itu mencerminkan tingginya ekspektasi publik terhadap peran pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional. Perkembangan isu global tersebut turut berdampak pada dinamika ekonomi dan geopolitik. Antara lain, melalui gangguan jalur distribusi energi, peningkatan harga energi, serta ketidakpastian pasar keuangan internasional.

Di tingkat nasional, berbagai indikator menunjukkan kondisi yang tetap terkendali, antara lain nilai tukar di kisaran Rp 16.929 per dolar AS, penurunan pasar saham (IHSG) sebesar 8,8 persen, serta potensi inflasi pada kisaran 4,5-5,2 persen. Cadangan devisa sebesar 154,6 miliar dolar AS turut menjadi faktor penopang stabilitas ekonomi nasional.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|