Hari Keenam Operasi Ketupat, Kapolri: Angka Kecelakaan Mudik Turun 40,91 Persen

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan tren penurunan signifikan hingga hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat. Penurunan tercatat sebesar 40,91 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Saat ini arus mudik masih berlangsung. Mobilitas masyarakat meninggalkan Jakarta menuju ke berbagai daerah tujuan terus meningkat. Volume kendaraan yang melintasi jalan tol melampaui rata-rata harian normal.

“Sampai dengan hari keenam ini, Alhamdulillah jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan menurun 40,91 persen atau 682 kasus dibandingkan Operasi Ketupat 2025. Mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai selesainya rangkaian mudik dan arus balik,” kata Sigit, di Kompleks Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Ia merinci, sekitar 1,2 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui jalan tol. Angka ini meningkat sekitar 20,89 persen dibandingkan volume lalu lintas harian normal serta lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Kondisi kepadatan di sejumlah titik terus dipantau dan dikendalikan. Titik yang sebelumnya mengalami lonjakan arus seperti Pelabuhan Gilimanuk mulai terurai, sementara perhatian kini tertuju ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama).

“Titik yang sebelumnya padat seperti Gilimanuk perlahan sudah bisa terurai. Saat ini perhatian kami ada di Gerbang Tol Cikatama,” ujar Sigit.

Polri menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi pemudik di jalur tol maupun arteri. Pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu dilengkapi fasilitas istirahat, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar pemudik.

Pasukan motoris juga disiagakan untuk merespons cepat gangguan di jalur. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi perlambatan akibat kendaraan mogok atau kehabisan bahan bakar.

“Pasukan motoris disiapkan, sehingga begitu ada masalah di jalur seperti kehabisan BBM atau gangguan lain, bisa segera direspons cepat,” ucap Sigit.

Polri juga mengoptimalkan layanan informasi berbasis digital untuk membantu pemudik memantau kondisi perjalanan. Layanan ini mencakup NTMC, Travoy, Sipolan di Polda Jawa Tengah, serta Siger di Polda Lampung.

Pemudik dapat mengakses informasi kepadatan, jalur alternatif, hingga lokasi rest area terdekat secara real time. Layanan pengaduan melalui hotline 110 juga disiapkan untuk memastikan respons cepat terhadap keluhan di lapangan.

“Seluruh layanan ini kami siapkan untuk mendukung kelancaran mudik sesuai tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” kata Sigit.

Polri berharap tren penurunan kecelakaan dapat dijaga hingga arus balik selesai. Evaluasi dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan pelayanan mudik berjalan optimal.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|