Media Barat Ungkap Hubungan AS dan Israel akan Semakin Memburuk Cepat atau Lambat

4 days ago 20

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Presiden Donald Trump sebelum keberangkatan presiden dari Bandara Internasional Ben Gurion Israel pada 23 Mei 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Majalah Politico, mengungkapkan bahwa pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menaruh kepercayaan kepada Wakil Presiden Amerika Serikat, J D Vance.

Media tersebut mengutip sejumlah sumber dan pejabat Amerika Serikat maupun Israel yang mengetahui perkembangan relasi antara kedua negara sejoli itu.

Pemerintah Israel menilai Vance sebagai salah satu tokoh utama yang mendorong tercapainya kesepakatan dengan Iran, sekaligus sosok yang berupaya mengurangi tingkat keterikatan Amerika Serikat dengan Israel.

Majalah itu menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun Vance secara konsisten menegaskan bahwa kepentingan Amerika Serikat dan Israel tidak selalu sejalan.

Menurutnya, Amerika tidak semestinya terseret ke dalam konfrontasi dengan Iran demi kepentingan Israel.

Sikap tersebut selama ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengambil keputusan di Israel.

Seorang sumber yang mengetahui interaksi antara kedua pemerintahan mengatakan bahwa Israel dalam waktu yang cukup lama lebih memilih berkomunikasi langsung dengan Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio daripada dengan Vance.

Hal itu karena pandangan Vance yang cenderung lebih berhati-hati terhadap hubungan Amerika-Israel dianggap hanya mewakili arus kecil di dalam pemerintahan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|