Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup Gandawesi FPTI UPI bersama komunitas River CleanUp melakukan bersih-bersih Sungai Cikapundung, Sabtu (9/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Puluhan mahasiswa dan relawan lingkungan turun langsung membersihkan aliran Sungai Cikapundung di kawasan Plaza Cikapundung Riverspot, Sabtu (9/5/2026). Aksi bertajuk Gandawesi X River CleanUp digelar Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup Gandawesi FPTI UPI bersama komunitas River CleanUp sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sungai di Kota Bandung.
Ketua Dewan Pengurus KPALH Gandawesi FPTI UPI Muhamad Rizki mengatakan, kegiatan tersebut menjadi aksi nyata mahasiswa merespons kondisi Sungai Cikapundung yang masih dipenuhi sampah. Peserta mengangkat sampah plastik, kain bekas, hingga limbah rumah tangga yang tersangkut di dasar sungai. “Cikapundung ini bagian penting dari Bandung. Kalau kita hanya mengeluh soal sampah tapi tidak turun tangan, kondisi sungai tidak akan berubah,” kata Muhamad Rizki, Sabtu (9/5/2026).
Muhamad Rizki menjelaskan seluruh peserta diajak turun langsung ke aliran sungai agar memperoleh pengalaman lapangan yang mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan secara nyata.
Dosen Pembimbing KPALH Gandawesi sekaligus Dosen Teknik Industri FPTI UPI Wiku Larutama menilai kegiatan tersebut tidak sekadar aksi bersih sungai, tetapi juga ruang kolaborasi antara mahasiswa dan komunitas lingkungan. “Ini bukan hanya sebatas bersih-bersih, tapi ada inisiasi kerja sama juga dengan komunitas River CleanUp dan himpunan mahasiswa dari prodi lain. Niat kolaborasinya bagus dan konsep kegiatannya menarik,” kata Wiku.
Wiku berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak komunitas agar dampaknya semakin luas. Wiku juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas organisasi sebagai kelompok pecinta alam dan lingkungan hidup. “Gandawesi dibentuk untuk mencintai lingkungan dan menjaga lingkungan tetap baik. Mudah-mudahan karena diniatkan dengan baik, hasilnya juga akan baik,” kata Wiku.
Mahasiswa Teknik Sipil UPI angkatan 2024 Annisa Nuraeni mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena ingin memahami persoalan sampah secara langsung. Menurut Annisa, pengalaman turun ke sungai membuat dirinya semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan. “Jadi lebih peduli sama lingkungan dan tahu sampah itu harus diapakan,” kata Annisa.
Annisa mengaku kegiatan membersihkan sungai cukup melelahkan, namun memberikan pengalaman berkesan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Annisa berharap masyarakat semakin peduli dengan tidak membuang sampah ke sungai serta lebih banyak anak muda terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan. “Insya Allah ikut lagi kalau waktunya pas,” ujar Annisa.

1 hour ago
1

















































