Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan skema satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang KM 414, Semarang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). PT Jasamarga Transjawa Tol bersama Korlantas Polri memberlakukan skema satu arah (one way) nasional arus balik dari KM 414 GT Kalikangkung Semarang-Batang hingga KM 70 GT Cikampek Utama Jakarta-Cikampek pada Selasa (24/3) sampai Ahad (29/3) yang akan berlaku selama 24 jam secara situasional sebagai upaya memperlancar arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelombang keluhan netizen terkait kemacetan parah di ruas Tol Cipali arah Jakarta terus bermunculan pada arus balik Lebaran 2026. Mereka mendesak pihak kepolisian dan otoritas terkait segera memberlakukan kembali skema one way nasional guna mengurai kepadatan kendaraan.
Keluhan ramai dibagikan di media sosial sejak Rabu (25/3/2026) malam. Salah satunya diunggah oleh akun pengguna yang menceritakan perjalanan dari Ambarawa menuju Cirebon yang memakan waktu jauh lebih lama dari biasanya.
“Dari Ambarawa jam 14.00 sampai Cirebon jam 01.00 dini hari. Di Tol Pejagan sampai Ciledug macet 2,5 jam sendiri. Total Semarang–Cirebon 11 jam. Parah banget, ini nggak ada one way,” tulisnya.
Netizen juga mengeluhkan kondisi rest area yang penuh serta banyaknya kendaraan yang terpaksa berhenti di bahu jalan, memperparah arus lalu lintas.
“Rest area full, kendaraan banyak berhenti di bahu jalan. Tolong ditanggulangi,” lanjutnya.
Akun @arianaadyxx pun turut mempertanyakan ketiadaan kebijakan one way saat arus balik. "Ini serius hari ini enggak ada one way buat arus balik?" tanyanya.
Salah satu unggahan yang ramai di media sosial memperlihatkan kondisi lalu lintas di ruas Tol Cikopo–Palimanan yang tersendat parah. Dalam unggahan tersebut, terlihat peta navigasi menunjukkan jalur berwarna merah pekat yang menandakan kepadatan tinggi, dengan estimasi waktu tempuh mencapai hampir 4 jam untuk jarak sekitar 198 km.
“Ayo dong buka one way di sini, macet panjang sekali & masih arus mudik loh,” tulis akus netizen, disertai emoji memohon.
Senada, banyak pengguna lain menilai ketiadaan rekayasa lalu lintas berskala besar seperti one way nasional menjadi penyebab utama kemacetan panjang di jalur utama arus balik tersebut. Mereka menilai kebijakan one way sebelumnya terbukti efektif mengurai kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik.
Desakan publik ini pun menguat agar pihak berwenang segera mengambil langkah cepat, termasuk membuka kembali skema one way nasional di Tol Cipali arah Jakarta, demi kelancaran dan keselamatan pemudik.

6 hours ago
3

















































