Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menuai kritik setelah merilis lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein meminta maaf atas lagunya berjudul Lalaki Langit, Lalanang Bejat. Lagu itu menuai kecaman karena diduga merendahkan perempuan.
Ia pun memberikan pembelaan atas lagu yang dibuatnya pada 2020 sebelum menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
"Itu puisi dan lirik lagu diciptakan tahun 2020 bercerita tentang diri saya sendiri. Maaf jika ada pihak merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu," ucap dia saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).
Ia melanjutkan lagu yang dibuatnya tidak bermaksud untuk menyinggung pihak tertentu. Sebab lirik lagu murni bercerita tentang dirinya sendiri. "Tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu itu murni cerita tentang diri saya sendiri," ungkap dia.
Ia mengatakan lagu tersebut lahir dari renungan atas perilaku dirinya yang saat itu nakal. Ia menyebut bersyukur karena tuhan menciptakan dirinya sebagai lelaki sebab jika menjadi perempuan belum tentu dapat menjaga diri.
"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal dan bersyukur tuhan memciptakan saya jadi lelaki mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa jaga diri," kata dia.

12 hours ago
6
















































