Konferensi Pers Prancis Vs Maroko Ricuh, Dua Jurnalis Nyaris Baku Hantam di Depan Brahim Diaz

3 hours ago 3

Gelandang serang Maroko Brahim Diaz (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konferensi pers menjelang laga perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Maroko mendadak berubah ricuh setelah dua jurnalis terlibat pertengkaran hingga nyaris baku hantam di ruang media.

Insiden tersebut terjadi ketika gelandang Maroko, Brahim Diaz, sedang menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi konferensi pers jelang laga ulangan semifinal Piala Dunia 2022.

Suasana yang semula berjalan tenang mendadak kacau ketika dua awak media saling beradu argumen. Keributan itu membuat jalannya konferensi pers terhenti sejenak.

Beberapa jurnalis lain yang berada di lokasi berusaha menenangkan situasi dengan meminta kedua pihak menghentikan pertengkaran. Namun, ketegangan terus berlanjut hingga akhirnya petugas keamanan turun tangan untuk memisahkan keduanya.

Di tengah keributan tersebut, salah seorang jurnalis terdengar berteriak, "Mengapa kamu memukul saya? Kamu tidak boleh memukul saya. Dia memukul saya!"

Akibat insiden itu, Brahim Diaz terpaksa menghentikan penjelasannya dan menunggu hingga situasi kembali kondusif. Ia sempat bingung sampai akhirnya tersenyum melihat ketegangan itu.

Setelah konferensi pers dilanjutkan, moderator meminta Diaz kembali menjawab pertanyaan yang sebelumnya diajukan. Namun, pemain Real Madrid yang menjadi salah satu andalan Maroko itu justru melontarkan jawaban yang mengundang tawa.

"Saya sudah lupa apa pertanyaannya," ujar Diaz diiringi tawa kecil.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|