Kekeringan Banjarnegara, BPBD Salurkan 3,19 Juta Liter Air Bersih

2 hours ago 3

Newswire

Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 13:17 WIB

Kekeringan Banjarnegara, BPBD Salurkan 3,19 Juta Liter Air Bersih

Kekeringan - Ilustrasi StockCake

Harianjogja.com, BANJARNEGARA— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, telah menyalurkan 3.198.600 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Bantuan tersebut telah diterima 5.466 keluarga atau 18.172 jiwa yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara Aji Piluroso mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air.

"Penyaluran terus kami lakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah yang terdampak kekeringan," katanya di Banjarnegara, Minggu (9/8/2026).

Berdasarkan rekapitulasi BPBD Banjarnegara hingga Sabtu (8/8/2026), bantuan air bersih tersebut telah disalurkan sebanyak 742 ritase. Distribusi menjangkau 21 desa dan enam kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.

Bantuan air bersih tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjarnegara. Penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

113.000 Liter Disalurkan dalam Sehari

Aji mengatakan distribusi bantuan kembali dilakukan pada Sabtu (8/8/2026) ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih.

Wilayah yang mendapatkan bantuan antara lain Desa Somawangi dan Desa Jalatunda di Kecamatan Mandiraja, Desa Karangjambe di Kecamatan Wanadadi, serta Desa Rakitan di Kecamatan Madukara.

Penyaluran juga dilakukan ke Kelurahan Sokanandi dan Kelurahan Kuta Banjarnegara di Kecamatan Banjarnegara serta Kelurahan Rejasa di Kecamatan Madukara.

"Pada pengiriman 8 Agustus kami menyalurkan sebanyak 19 ritase dengan total 113.000 liter air bersih," ujarnya.

Untuk mendukung proses distribusi tersebut, BPBD Banjarnegara mengerahkan sejumlah kendaraan. Armada yang digunakan terdiri atas tiga unit kendaraan tangki BPBD Banjarnegara, tiga unit kendaraan bak terbuka BPBD, satu unit kendaraan tangki PMI Banjarnegara, serta dua unit kendaraan pemadam kebakaran.

Pengerahan sejumlah armada tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Distribusi Disesuaikan Kondisi Kekeringan

BPBD Banjarnegara akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah setempat. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus menentukan wilayah yang menjadi prioritas dalam pendistribusian bantuan.

Aji mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan akibat terbatasnya sumber air selama musim kemarau.

"Penyaluran akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan air bersih," katanya.

Menurut Aji, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya warga yang berada di wilayah dengan sumber air yang mulai mengering akibat kondisi kemarau.

Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah penanganan BPBD untuk mengurangi dampak kekeringan. Dengan distribusi yang dilakukan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap dapat memperoleh akses air untuk kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|