Suasana Sholat Jumat perdana jamaah haji Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat(24/4/2026).

Oleh: Fernan Rahadi, jurnalis Republika.co.id, langsung dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH – Mengingat tingginya intensitas ibadah di Masjid Nabawi, Madinah, jamaah haji Indonesia diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap dan mematuhi regulasi yang ditetapkan otoritas Arab Saudi.
Larangan-larangan tertentu kini diberlakukan dengan pengawasan ketat guna menjaga kesucian dan ketertiban rumah ibadah tersebut.
Kepala Seksi Khusus (Seksus) Nabawi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Thoriq, menekankan ketidaktahuan terhadap aturan bukan merupakan alasan bagi jamaah untuk bisa lepas dari jeratan hukum aparat keamanan Saudi.
"Polisi (Askar) di sana tidak pandang bulu. Siapapun yang kedapatan melakukan larangan pasti akan dicari untuk diberikan sanksi," katanya, Ahad (25/4/2026).
Sejumlah larangan keras yang dilakukan di dalam area Masjid Nabawi sejak awal juga sudah disampaikan ke jamaah melalui kloter hingga KBIHU.
Beberapa larangan itu antara lain melakukan live streaming (siaran langsung) di platform media sosial apa pun, membuat video untuk tujuan komersial, serta mendokumentasikan proses evakuasi medis maupun jenazah.
Selain itu dilarang membawa bendera atau atribut yang berkaitan dengan partai politik (parpol), organisasi kemasyarakatan (ormas), bahkan bendera kloter sekalipun.

6 hours ago
3
















































