Jumali Rabu, 16 September 2026 06:47 WIB

Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Moto3 Austria 2026 menjadi seri berikutnya yang akan dijalani Veda Ega Pratama setelah Grand Prix San Marino. Balapan di Red Bull Ring, Spielberg, ini juga menjadi seri terakhir Moto3 di Eropa sebelum kalender berlanjut ke Asia dan Oseania.
Rangkaian Moto3 Austria 2026 berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 18-20 September. Para pembalap akan menjalani dua sesi latihan, kualifikasi, lalu balapan utama sebanyak 20 lap pada Minggu sore waktu Indonesia.
Untuk penonton di Indonesia, rangkaian agenda Moto3 di Red Bull Ring dimulai pada Jumat (18/9). Free Practice 1 berlangsung pukul 14.00-14.35 WIB, kemudian sesi Practice digelar pada pukul 18.15-18.50 WIB. Jadwal tersebut sesuai dengan waktu resmi di Red Bull Ring yang menggunakan zona waktu CEST.
Hari kedua, Sabtu (19/9), diawali Free Practice 2 pada pukul 13.40-14.10 WIB. Setelah itu, pembalap Moto3 memasuki sesi kualifikasi yang terbagi menjadi Qualifying 1 pada pukul 17.45-18.00 WIB dan Qualifying 2 pada pukul 18.10-18.25 WIB.
Puncak Moto3 Austria 2026 berlangsung pada Minggu (20/9). Balapan dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB atau pukul 11.00 waktu setempat, dengan jarak perlombaan sebanyak 20 lap.
Veda Ega Masih di Posisi Ketujuh
Moto3 Austria akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda Ega Pratama untuk menambah poin setelah hasil kurang menguntungkan di San Marino. Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi ke-18 pada balapan di Misano dan tidak mendapatkan tambahan angka.
Hasil tersebut membuat koleksi Veda tetap 97 poin. Ia masih berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 setelah seri San Marino.
Posisi Veda menjadi perhatian karena pembalap di belakangnya terus mendekat. Hakim Danish mengoleksi 94 poin dan berada di peringkat kedelapan, sehingga jarak keduanya hanya tiga poin setelah balapan San Marino.
Di papan atas, Maximo Quiles masih memimpin klasemen dengan 281 poin. Pembalap CFMOTO Aspar Team tersebut baru saja memenangi Moto3 San Marino setelah mengalahkan David Almansa dalam duel hingga tikungan terakhir.
Almansa menempati posisi kedua klasemen dengan 174 poin. Sementara itu, Alvaro Carpe berada di peringkat ketiga dengan 159 poin, disusul Brian Uriarte dengan 154 poin.
Dengan kondisi tersebut, perhatian Veda pada seri Austria bukan hanya tertuju pada hasil balapan, tetapi juga posisi di klasemen. Tambahan poin di Red Bull Ring dapat memengaruhi jaraknya dengan pembalap yang berada di belakangnya menjelang rangkaian balapan di luar Eropa.
Austria Jadi Pintu Masuk Tur Asia-Oseania
Moto3 Austria merupakan seri ke-15 dalam kalender 2026 dan menjadi balapan terakhir di Eropa sebelum kejuaraan bergerak ke kawasan Asia-Oseania. Setelah Spielberg, para pembalap akan menuju Jepang untuk GP Jepang pada 2-4 Oktober.
Rangkaian tersebut kemudian berlanjut ke Indonesia melalui GP Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9-11 Oktober. Setelah Mandalika, kalender Moto3 membawa rombongan ke Australia, Malaysia, dan Qatar sebelum kembali ke Eropa untuk dua seri penutup di Portugal dan Valencia.
Karena itu, Red Bull Ring menjadi titik terakhir dari rangkaian panjang balapan Moto3 di Eropa sebelum para pembalap memasuki fase kalender dengan perjalanan lintas kawasan. Bagi Veda, seri Austria menjadi agenda yang perlu dilewati sebelum menghadapi enam seri berikutnya di Jepang, Indonesia, Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.
Jadwal Lengkap Moto3 Austria 2026
Berikut jadwal Moto3 Austria 2026 dalam waktu Indonesia bagian barat (WIB):
Jumat, 18 September 2026
- 14.00-14.35 WIB: Free Practice 1
- 18.15-18.50 WIB: Practice
Sabtu, 19 September 2026
- 13.40-14.10 WIB: Free Practice 2
- 17.45-18.00 WIB: Qualifying 1
- 18.10-18.25 WIB: Qualifying 2
Minggu, 20 September 2026
- 16.00 WIB: Balapan Moto3, 20 lap
Moto3 Austria 2026 akan menjadi agenda Veda Ega Pratama berikutnya setelah San Marino. Dari Red Bull Ring, kalender kemudian bergerak menuju Jepang sebelum tiba di Indonesia untuk GP Mandalika pada Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































