Iran Targetkan Bom Fasilitas Energi di Saudi, Kuwait Hingga UEA Jika AS Kembali Menyerang

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Daftar sejumlah fasilitas energi utama di negara-negara Arab Teluk dan Israel dirilis sebagai  target baru jika Amerika Serikat (AS) kembali melakukan serangan terhadap Iran. Laporan dari kantor berita semi formal Iran, Fars, pada Sabtu(1/8/2026) ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan, seperti dilansir Anadolu Ajansi.

Fars menyebutkan bahwa Washington menyadari infrastruktur energi vital di Teluk dan Israel berada dalam jangkauan rudal presisi Iran apabila konflik meluas.

Beberapa fasilitas yang diidentifikasi antara lain ladang minyak Ghawar serta kilang pengolahan Abqaiq dan Khurais di Arab Saudi; kilang Ruwais dan ladang minyak lepas pantai Zakum di Uni Emirat Arab (UEA); cadangan gas North Field dan terminal ekspor LNG Ras Laffan di Qatar; ladang minyak Burgan di Kuwait; kilang Sitra dan fasilitas Ma'ameer di Bahrain; serta ladang gas Leviathan dan Tamar di Israel.

Menurut laporan Fars, serangan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut akan membawa dampak signifikan bagi pasar energi global. Beberapa di antaranya bahkan digambarkan sebagai penyokong krusial bagi pasokan minyak mentah dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dunia.

Kantor berita tersebut juga mencatat bahwa selama perang 40 hari, Iran pernah menggempur fasilitas pengolahan gas terbesar di dunia milik Qatar setelah ladang gas South Pars milik Teheran diserang.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|