IPC TPK Perkuat Layanan 24 Jam, Jaga Rantai Pasok Jelang Lebaran

3 hours ago 2

PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat layanan operasional selama 24 jam guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas menjelang Idul Fitri 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat layanan operasional selama 24 jam guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas menjelang Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran rantai pasok nasional di tengah meningkatnya aktivitas logistik selama Ramadan.

Peningkatan arus logistik mulai terlihat pada pekan ketiga Ramadhan, khususnya di segmen domestik. Di Terminal Petikemas 2 (TP2) domestik, aktivitas tercatat meningkat sekitar 37,5 persen dibandingkan pekan sebelumnya, seiring kenaikan throughput dan frekuensi kunjungan kapal.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, mengatakan perusahaan memastikan layanan bongkar muat tetap optimal selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu (24/7) untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

“Kami memastikan operasional berjalan penuh dengan dukungan sistem monitoring serta kesiapan personel di seluruh lini,” ujar Pramestie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/3/2026).

Penguatan layanan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait pembatasan angkutan barang selama periode mudik. IPC TPK menilai kebijakan tersebut berpotensi mendorong percepatan distribusi barang sebelum masa pembatasan diberlakukan.

Untuk itu, perusahaan mengimbau pengguna jasa mempercepat proses pengambilan peti kemas guna menghindari penumpukan di pelabuhan pasca-Lebaran.

“Percepatan delivery menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus barang dan menghindari kepadatan di terminal,” kata Pramestie.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|