Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

6 hours ago 3

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas Foto ilustrasi penyimpanan makanan di kulkas. / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Daftar bahan makanan yang tidak boleh disimpan di kulkas perlu diketahui masyarakat agar nutrisi, rasa, dan kualitas bahan tetap terjaga.

Tidak semua makanan cocok dengan suhu dingin karena beberapa justru mengalami perubahan tekstur hingga penurunan kandungan gizi.

Lemari pendingin memang sering dianggap solusi utama memperpanjang masa simpan makanan, tetapi karakteristik setiap bahan berbeda.

Pada beberapa komoditas dapur, suhu rendah dapat memicu perubahan kimiawi yang merusak rasa, mempercepat pembusukan, bahkan menurunkan nilai nutrisi sehingga pengelolaan penyimpanan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pangan rumah tangga.

Perubahan kimia menjadi salah satu alasan utama mengapa tidak semua bahan makanan cocok disimpan di kulkas. Kentang, misalnya, akan mengalami perubahan pati menjadi gula lebih cepat saat terkena suhu dingin sehingga teksturnya menjadi kasar dan rasanya kurang enak saat dimasak.

Pisang juga tidak cocok disimpan di kulkas karena kulitnya akan menghitam lebih cepat akibat proses oksidasi, sehingga lebih baik dibiarkan matang pada suhu ruang agar nutrisinya tetap optimal.

Berikut daftar bahan makanan yang tidak boleh disimpan di kulkas karena dapat merusak kualitas nutrisi dan tekstur, seperti dikutip dari The Times of India, Senin (2/3/2026):

Kentang

Udara dingin mengubah pati menjadi gula lebih cepat sehingga rasa berubah dan tekstur menjadi tidak baik saat dimasak.

Pisang

Suhu rendah mempercepat penghitaman kulit dan menghambat proses pematangan alami buah.

Melon utuh, mangga, kiwi, persik, alpukat, tomat

Buah tropis umumnya tidak cocok dengan suhu dingin karena dapat mempercepat pembusukan atau menghentikan proses pematangan. Tomat bahkan dapat berubah tekstur menjadi berpasir akibat kerusakan membran sel.

Bawang bombay dan bawang putih

Bawang membutuhkan sirkulasi udara kering. Suhu dingin dapat memicu jamur pada bawang putih dan mempercepat pembusukan jika disimpan bersama kentang.

Kopi dan cokelat

Kopi mudah menyerap bau di kulkas sehingga aroma rusak, sedangkan cokelat dapat mengalami bloom atau lapisan putih akibat perubahan kristal kakao.

Madu, bumbu bubuk, saus, kecap, acar

Produk dengan pengawet alami sebenarnya stabil di suhu ruang. Penyimpanan di kulkas justru dapat menumpulkan rasa atau mengubah tekstur.

Selai kacang dan mentega

Keduanya akan mengeras ekstrem di suhu dingin sehingga sulit digunakan, padahal tetap aman di suhu ruang.

Roti, mentimun, wortel, basil, labu, prickly pear

Roti akan lebih cepat basi karena rekristalisasi pati, sedangkan sayuran berair tinggi kehilangan kerenyahan akibat kerusakan jaringan pada suhu rendah.

Dendeng, telur, tepung, sereal, minyak zaitun, selai buah

Kelembapan kulkas dapat merusak tekstur atau kualitas bahan. Minyak zaitun bahkan dapat memadat dan keruh jika disimpan terlalu dingin.

Selain faktor suhu, kelembapan dan sirkulasi udara juga berpengaruh besar terhadap ketahanan bahan makanan. Misalnya, bawang bombay sebaiknya disimpan di tempat terbuka dan kering, sementara kentang tidak boleh diletakkan berdekatan karena gas yang dihasilkan dapat mempercepat pembusukan.

Kondisi serupa juga terjadi pada produk seperti dendeng yang justru lebih awet di ruang kering dibandingkan di kulkas.

Perdebatan juga kerap muncul terkait penyimpanan telur. Suhu ruang dapat menjaga kualitas tekstur terbaik untuk memasak, sedangkan kulkas hanya memberikan keuntungan pada masa simpan yang lebih panjang.

Hal ini menunjukkan bahwa penyimpanan makanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan, bukan sekadar kebiasaan.

Pengaturan suhu yang tepat pada bahan makanan rumah tangga menjadi kunci menjaga kualitas nutrisi dan efisiensi dapur.

Daftar bahan makanan yang tidak boleh disimpan di kulkas tersebut menunjukkan bahwa penyimpanan di tempat sejuk dan kering sering kali lebih ideal dibandingkan pendinginan, terutama untuk menjaga rasa, tekstur, serta kandungan gizi tetap optimal dalam konsumsi sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : The Times of India

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|