Grand Final Proliga Jogja Dimulai Duel Sengit Langsung Tersaji

2 hours ago 1

Grand Final Proliga Jogja Dimulai Duel Sengit Langsung Tersaji Foto ilustrasi voli. / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Grand final Proliga 2026 resmi dimulai di GOR Amongrogo pada Jumat (24/4/2026). Atmosfer panas langsung terasa sejak hari pertama, dengan empat tim terbaik bersaing memperebutkan gelar juara melalui format baru yang lebih menegangkan.

Laga sektor putri menjadi pembuka pada pukul 15.00 WIB, mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Pupuk Indonesia. Kedua tim tampil konsisten sepanjang musim dan kini berhadapan di partai puncak dengan ambisi besar meraih gelar.

Malam harinya, giliran sektor putra yang menjadi sorotan. Jakarta Lavani Livin Transmedia akan menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi pada pukul 19.00 WIB. Duel ini diprediksi berlangsung ketat mengingat performa stabil kedua tim sejak babak reguler.

Berbeda dari fase sebelumnya, final kali ini menggunakan format best of three. Artinya, tim harus meraih dua kemenangan untuk memastikan gelar juara. Jika skor imbang 1-1, pertandingan penentuan akan digelar di laga ketiga.

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, menjelaskan format ini dirancang untuk menguji konsistensi tim. “Tim yang menjadi pemenang adalah tim yang menang dua kali. Kalau pertandingan 1-1, maka akan digelar pertandingan ketiga,” ujarnya.

Format tersebut membuat final tidak hanya mengandalkan performa satu hari, tetapi juga ketahanan fisik dan mental. Setiap laga menjadi krusial, tanpa ruang untuk kesalahan.

Bagi warga Jogja, momentum ini menjadi sorotan tersendiri. GOR Amongrogo yang biasanya menjadi arena olahraga lokal kini dipenuhi penonton dari berbagai daerah. Tiket pertandingan dilaporkan ludes, menandakan tingginya antusiasme terhadap ajang ini.

Di sektor putri, Jakarta Pertamina Enduro datang dengan performa impresif sepanjang musim. Namun Gresik Phonska Pupuk Indonesia juga menunjukkan konsistensi dan kerap memberikan perlawanan sengit.

Sementara di sektor putra, duel Jakarta Lavani dan Bhayangkara Presisi kerap berlangsung hingga lima set dalam pertemuan sebelumnya. Kondisi ini membuat laga pembuka final menjadi penentu awal arah perebutan gelar.

Grand final Proliga 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga panggung pembuktian bagi para pemain terbaik nasional. Dengan jadwal yang berlangsung hingga Minggu, persaingan dipastikan masih panjang.

Hari pertama menjadi awal dari rangkaian penentuan juara. Namun siapa yang akan mengangkat trofi, semuanya masih terbuka hingga pertandingan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|