Indonesia Masuk 3 Besar Negara Termakmur ASEAN 2026

4 hours ago 4

Harianjogja.com, JOGJA— Indonesia masuk tiga besar negara paling makmur di Asia Tenggara berdasarkan Legatum Prosperity Index 2026. Namun, capaian tersebut menyimpan catatan karena skor kemakmuran Indonesia justru turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Indonesia memperoleh skor 66,89 dan menempati peringkat ke-64 dunia dari 161 negara yang dinilai. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Singapura dan Malaysia.

Legatum Prosperity Index tidak hanya mengukur kemakmuran dari kekuatan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) per kapita. Indeks ini turut mempertimbangkan berbagai aspek yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat, seperti pemerintahan, pendidikan, kesehatan, keamanan, kesempatan kerja dan bisnis, infrastruktur, kondisi sosial, serta lingkungan.

Pengukuran tersebut terbagi dalam tiga domain utama, yakni Development, Freedom, dan Society.

Singapura dan Malaysia Masih di Atas Indonesia

Singapura menjadi negara dengan tingkat kemakmuran tertinggi di Asia Tenggara pada 2026.

Negara tersebut mencatat skor 83,80 dan berada di peringkat ke-23 dunia. Malaysia menyusul di posisi kedua ASEAN dengan skor 73,03 atau peringkat ke-46 dunia.

Indonesia berada di posisi ketiga dengan skor 66,89.

Berikut daftar 10 negara ASEAN paling makmur berdasarkan Legatum Prosperity Index 2026:

Peringkat ASEANNegaraSkorPeringkat Dunia
1Singapura83,8023
2Malaysia73,0346
3Indonesia66,8964
4Thailand65,7268
5Filipina63,0679
6Vietnam62,4881
7Timor-Leste60,7089
8Kamboja48,35130
9Laos46,37134
10Myanmar42,76139

Posisi Indonesia hanya terpaut 1,17 poin dari Thailand yang berada di peringkat keempat. Sementara jarak dengan Malaysia masih mencapai 6,14 poin.

Skor Indonesia Turun 0,12 Poin

Meski bertahan di posisi ketiga ASEAN, Indonesia mencatat penurunan skor dibandingkan tahun sebelumnya.

Skor Indonesia turun 0,12 poin, dari 67,01 menjadi 66,89.

Penurunan tersebut menjadi catatan tersendiri karena posisi Indonesia secara regional masih berada di tiga besar. Artinya, capaian peringkat belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan kemakmuran dari tahun ke tahun.

Secara global, Indonesia berada di peringkat ke-64 dari 161 negara yang masuk dalam penilaian.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Salah satu kekuatan Indonesia terlihat pada domain Development yang memperoleh skor 69,01.

Dalam domain tersebut, pilar pendidikan mencatat skor 81,99, sedangkan kesehatan berada di angka 76,47. Adapun standar hidup memperoleh skor 61,08.

Data tersebut menunjukkan pendidikan dan kesehatan menjadi dua aspek yang relatif kuat dalam menopang posisi Indonesia pada indeks kemakmuran 2026.

Namun, standar hidup memiliki skor lebih rendah dibandingkan dua indikator tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu aspek yang masih perlu diperhatikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kekuatan Terbesar Ada pada Komunitas

Domain Society justru menjadi kekuatan terbesar Indonesia dengan skor 70,39.

Pilar komunitas memperoleh skor 84,99, sekaligus menjadi indikator dengan nilai tertinggi dalam penilaian Indonesia. Pilar keluarga juga mencatat skor tinggi, yakni 78,84.

Kekuatan pada aspek komunitas dan keluarga menunjukkan peran hubungan sosial dalam menopang kemakmuran masyarakat Indonesia.

Namun, tidak semua indikator dalam domain tersebut mencatat capaian tinggi.

Pilar Negara/Institusi hanya memperoleh skor 47,91. Angka tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah Indonesia karena kualitas institusi juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kebebasan Indonesia Masih Perlu Diperkuat

Domain Freedom Indonesia memperoleh skor 61,90.

Jika dirinci, Kebebasan Berpendapat mencatat skor 65,12, Kebebasan Ekonomi 60,45, sedangkan Perdamaian Sipil berada di angka 60,32.

Capaian tersebut menunjukkan aspek kebebasan masih menjadi bagian yang perlu diperkuat untuk meningkatkan skor kemakmuran Indonesia secara keseluruhan.

Kemakmuran, menurut pendekatan Legatum, memang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi masyarakat. Lingkungan yang memungkinkan masyarakat hidup aman, bebas, sehat, serta memiliki kesempatan untuk berkembang turut menjadi bagian dari ukuran tersebut.

Indonesia Masih Unggul dari Thailand hingga Myanmar

Indonesia masih memiliki keunggulan cukup jelas dibandingkan sejumlah negara ASEAN lainnya.

Thailand berada tepat di bawah Indonesia dengan skor 65,72, disusul Filipina 63,06 dan Vietnam 62,48.

Timor-Leste berada di posisi ketujuh dengan skor 60,70. Sementara tiga negara dengan skor terendah di kawasan adalah Kamboja 48,35, Laos 46,37, dan Myanmar 42,76.

Peta tersebut memperlihatkan adanya perbedaan tingkat kemakmuran yang cukup lebar di antara negara-negara Asia Tenggara.

Bagi Indonesia, tantangannya bukan hanya mempertahankan posisi tiga besar ASEAN, tetapi juga meningkatkan kualitas pada indikator yang masih tertinggal.

Dengan skor yang turun dari tahun sebelumnya, posisi ketiga Indonesia dalam Legatum Prosperity Index 2026 menjadi capaian yang sekaligus menyisakan pekerjaan rumah. Penguatan institusi, standar hidup, kebebasan ekonomi, dan sejumlah aspek sosial dapat menjadi kunci agar kemakmuran Indonesia tidak hanya bertahan dalam peringkat, tetapi juga meningkat secara nyata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|