IMO Minta Kapal Hindari Selat Hormuz Usai Serangan AS-Israel

4 hours ago 1

IMO Minta Kapal Hindari Selat Hormuz Usai Serangan AS-Israel Selat Hormuz Iran. / ist

Harianjogja.com, JAKARTA—Organisasi Maritim Internasional (IMO) merekomendasikan kapal-kapal komersial untuk menghindari Selat Hormuz menyusul meningkatnya ketegangan militer di kawasan tersebut. Imbauan ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, pada Minggu (1/3/2026).

Organisasi Maritim Internasional (IMO) meminta perusahaan pelayaran meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan rute alternatif hingga situasi keamanan dinilai membaik. Menurut Dominguez, kapal sebaiknya tidak melintasi wilayah berisiko jika masih tersedia opsi jalur lain.

Dominguez juga menyampaikan keprihatinan atas laporan adanya korban jiwa di kalangan pelaut komersial di tengah eskalasi konflik. Ia menegaskan pentingnya seluruh pihak menghormati prinsip kebebasan navigasi yang menjadi fondasi hukum maritim internasional.

Ketegangan meningkat setelah pada Sabtu (28/2/2026) Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban warga sipil.

Di tengah situasi tersebut, televisi pemerintah Iran juga memastikan wafatnya Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, yang semakin memperuncing dinamika politik dan keamanan di kawasan.

Sebagai respons atas serangan gabungan AS dan Israel, Iran meluncurkan rudal ke sejumlah wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Aksi balasan ini memperluas eskalasi konflik dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas jalur pelayaran global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|