IHSG Sesi I Melemah 2,42 Persen, Investor Masih Tunggu Sentimen Pasar

2 days ago 8

Warga mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 245 poin atau 4,20 persen ke level 5.595, hal tersebut memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (30/6), ditutup melemah seiring masih terbatasnya risk appetite (tingkat keberanian mengambil risiko) dari investor. IHSG sesi I ditutup melemah 141,04 poin atau 2,42 persen ke posisi 5.679,75. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,72 poin atau 2,39 persen ke posisi 559,29.

"Pelemahan IHSG hari ini lebih didominasi sentimen domestik, terutama masih terbatasnya risk appetite investor," ujar Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama saat dihubungi Antara di Jakarta, Selasa.

Elandry menjelaskan, masih terbatasnya risk appetite investor tercermin dari masih berlanjutnya net foreign sell (aksi jual investor asing), yang mana net foreign sell masih tercatat senilai Rp 854,10 miliar pada perdagangan Senin (29/6).

“Ditambah bobot Indonesia di indeks MSCI Emerging Market Index yang saat ini hanya sekitar 0,46 persen, sehingga aliran passive flow ke pasar domestik menjadi lebih terbatas,” ujar Elandry.

Elandry mengatakan saat ini investor cenderung mengambil sikap wait and see, sembari mencermati perkembangan kebijakan domestik serta arah arus dana asing.

“Di tengah volatilitas, investor juga lebih selektif dan fokus pada saham-saham dengan fundamental yang kuat,” ujar Elandry.

Ia memproyeksikan IHSG masih berpotensi bergerak volatil dalam jangka pendek ke depan. Namun, secara historis, Juli cenderung menjadi periode yang positif bagi IHSG.

"Sehingga, peluang penguatan tetap terbuka apabila market sentiment dan capital flow mulai membaik," ujar Elandry.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|