Penyanyi-penulis lagu dan aktor Inggris Harry Styles di atas panggung selama upacara Penghargaan Grammy ke-68 di Crypto.com Arena di Los Angeles, California, AS, 1 Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harry Styles mengenang kembali masa sulit yang ia alami setelah One Directon resmi bubar pada 2015. Dalam wawancara terbaru dengan The Sunday Times Magazine, penyanyi asal Inggris itu mengaku sempat merasa sangat kesepian ketika memulai karir sebagai solois.
Menurut dia, ketika masih bersama Niall Horan, Zayn Malik, Louis Tomlinson, dan mendiang Liam Payne dalam satu grup, tekanan dan beban terasa lebih ringan. Namun setelah menjadi solois, tekanan sebagai musisi harus dihadapi seorang diri.
"Ketika kita berada dalam sebuah grup dengan empat orang lainnya, ada begitu banyak ruang untuk bersembunyi. Beban di pundak juga terbagi. Dan setelah semua berakhir, saya tiba-tiba merasa sangat kesepian," kata Styles seperti dikutip dari NME, Senin (16/2/2026).
Meski demikian, ia pun merasa bersyukur karena ada banyak orang yang mendukung karir bermusiknya. "Saya beruntung memiliki kesempatan ketika orang-orang tertarik dengan apa yang akan saya buat," jelas Styles.
Mengenang perilisan album debut solonya bertajuk Harry Styles pada 2017, penyanyi "As It Was" itu mengaku ingin lebih eksploratif dalam bermusik. Namun, ia khawatir mengecewakan para penggemar yang telah menaruh harapan kepadanya.

7 hours ago
3














































