Pertamina umumkan harga avtur turun 14 persen mulai 1 Juli.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) sebesar 14 persen. Penyesuaian harga ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026, dari yang sebelumnya Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190 per liter.
"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya, langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.
Rincian Penurunan Harga BBM Nonsubsidi
Selain avtur, Pertamina juga mencatat penurunan pada produk BBM nonsubsidi lainnya. Harga Pertamax Turbo mengalami penurunan sebesar 7 persen, dari Rp20.750 per liter pada Juni 2026 menjadi Rp19.300 per liter mulai 1 Juli 2026.
Untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite (CN 51) turun 14 persen dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) mencatat penurunan paling signifikan, yaitu 15 persen, dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter.
Kitty menegaskan bahwa di samping menghadirkan harga yang kompetitif, pihaknya terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi. "Sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," tambahnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
2

















































