Ilustrasi air bersih.
REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Majalengka menyatakan komitmen penuhnya untuk mengantisipasi krisis air bersih selama musim kemarau tahun ini. Pihak manajemen memastikan ketersediaan stok air untuk disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi cukup.
Direktur Teknis PDAM Kabupaten Majalengka, Rolan Rosisendra, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka. Langkah itu dilakukan guna mematangkan skema distribusi air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan.
“Kami siap untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat,” tegas Rolan, Rabu (24/6/2026).
Meski armada dan pasokan air telah disiagakan, lanjut Rolan, namun ada mekanisme dalam pendistribusiannya di lapangan. Menurutnya, hal itu tetap mengacu pada komando BPBD selaku koordinator penanggulangan bencana.
Untuk itu, bagi warga yang wilayahnya mulai kesulitan mendapatkan air bersih, diharapkan segera mengajukan surat permohonan resmi melalui pemerintah desa setempat ke kantor BPBD. Surat tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi PDAM untuk langsung menerjunkan bantuan tangki air.

8 hours ago
7

















































