Erdogan: Ideologi Zionis Menargetkan Seluruh Turki

4 days ago 18

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA— Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (27/8/2026) memperingatkan rakyat Turki bahwa ideologi Zionis menargetkan seluruh negara Turki.

Pada saat yang sama, dia juga membela hijab sebagai bagian yang autentik dari identitas masyarakat Turki.

Erdogan mengatakan bahwa ideologi Zionis yang dibangun di atas genosida, pendudukan, dan ekspansionisme tidak hanya menargetkan dirinya secara pribadi, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), atau koalisi Aliansi Rakyat semata, melainkan seluruh rakyat Turki.

Berbicara dalam sebuah acara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), Erdogan menegaskan, "Karena itu, ketika kami berjuang melawan Zionisme, perjuangan tersebut bukanlah demi kepentingan pribadi atau kelompok kami, melainkan demi kelangsungan negara dan seluruh rakyat Turki," kata dia dikutip dari Aljazeera, Sabtu

Hijab bukan simbol ekstremisme

Dalam pidatonya, Erdogan juga membela hak perempuan untuk mengenakan hijab. Dia mengatakan partainya telah berjuang selama bertahun-tahun demi menjamin hak para pelajar dan perempuan yang sebelumnya dilarang mengenakan hijab.

Dia mengingatkan, semua orang harus memahami bahwa hijab bukanlah sesuatu yang asing, bukan sesuatu yang berada di pinggiran, bukan pula bentuk ekstremisme atau simbol dari aliran maupun ideologi tertentu.

“Dalam berbagai bentuknya, hijab merupakan bagian dari kondisi yang wajar di negeri ini selama seribu tahun terakhir, dan akan tetap demikian," ujar Erdogan.

Dia menambahkan bahwa sejak didirikan, Partai Keadilan dan Pembangunan selalu berpihak pada semangat kebersamaan, rekonsiliasi, dan integrasi sosial, bukan pada polarisasi, diskriminasi, pengucilan, maupun marginalisasi.

Kritik terhadap partai oposisi

Erdogan juga melontarkan kritik kepada Partai Rakyat Republik (CHP). Menurutnya, partai oposisi tersebut telah mengubah persaingan politik menjadi permusuhan, perbedaan pandangan politik menjadi polarisasi, dan perbedaan pemikiran menjadi konflik, serta selalu mengambil keuntungan dari ketegangan dan perpecahan di tengah masyarakat.

Dia menyebut bahwa contoh terbaru dari kebijakan CHP adalah kampanye buruk terhadap para pengungsi Suriah selama pemilihan presiden terakhir.

Selain itu, Erdogan membela langkah pemerintahnya yang membersihkan lembaga-lembaga negara dari unsur-unsur yang berafiliasi dengan Organisasi Fethullah Gülen (FETO). Menurutnya, langkah tersebut dilakukan demi kepentingan negara, rakyat, dan masa depan Turki.

Di akhir pidatonya, Erdogan menegaskan bahwa pemerintah terus melaksanakan berbagai proyek pembangunan, seperti pembangunan jalan raya, jembatan, terowongan, perumahan, penguatan industri pertahanan, serta berbagai capaian di sektor pendidikan, kesehatan, dan energi.

Seluruh program tersebut, katanya, ditujukan untuk kepentingan seluruh rakyat Turki, bukan hanya kelompok tertentu.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|