Comeback Seringai! Dua Lagu Baru Siap Rilis Pekan Ini

4 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA—Band rock asal Jakarta, Seringai, resmi menandai kebangkitannya dari masa hiatus dengan merilis dua single terbaru yang menjadi pembuka album keempat mereka bertajuk IV: Anastasis.

Kembalinya Seringai diumumkan melalui unggahan resmi di Instagram pada Selasa (24/3/2026). Dalam pengumuman tersebut, mereka memastikan dua lagu baru berjudul Sejati dan Senarai Feses akan dirilis bersamaan dengan video musik pada 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB melalui kanal YouTube resmi mereka.

"Sejati | Senarai Feses (MV teaser). Premiere on Seringai YouTube Channel, March 26th, 7PM," tulis band tersebut dalam unggahannya.

Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar setia yang dikenal sebagai Serigala Militia. Pasalnya, band ini sebelumnya memutuskan hiatus pada Mei 2025 setelah kehilangan gitaris sekaligus sosok sentral di balik karakter musik mereka, Ricky Siahaan.

Kepergian Ricky meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi personel tetapi juga komunitas penggemar. Namun, semangat untuk menuntaskan karya terakhir sang gitaris menjadi dorongan utama bagi band ini untuk kembali ke studio dan melanjutkan perjalanan musik mereka.

Selama masa vakum, masing-masing personel menjalani aktivitas berbeda. Arian13 aktif di proyek hardcore punk Negatifa, sementara Edy Khemod menggarap film Operasi Pesta Pora sebagai sutradara. Kini, bersama Sammy Bramantyo, mereka kembali dalam formasi inti untuk melanjutkan warisan musikal yang telah dibangun bersama Ricky.

Album IV: Anastasis sendiri memiliki makna mendalam. Kata “Anastasis” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “kebangkitan”, mencerminkan fase baru yang tengah dijalani band ini setelah kehilangan besar.

Proyek album ini juga menjadi karya terakhir yang sempat digarap Ricky Siahaan sebelum wafat. Ia meninggal dunia seusai tampil dalam konser penutup tur Asia Timur bertajuk Seringai Signature Times: Wolves of East Asia Tour 2025 di Tokyo, Jepang, pada 19 April 2025—sebuah momen yang dikenang sebagai akhir yang tragis sekaligus penuh dedikasi di atas panggung.

Album tersebut direncanakan berisi 12 lagu dan dijadwalkan meluncur penuh pada April 2026. Dua single pembuka ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kembali energi khas Seringai kepada publik.

Bagi para penggemar, perilisan ini bukan sekadar comeback biasa, melainkan simbol bahwa karya dan semangat musik tidak berhenti meski kehilangan sosok penting. Dentuman musik keras, vokal agresif, serta karakter riff yang menjadi identitas band ini diyakini tetap hidup dalam rilisan terbaru mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|