Claude AI Kini Bisa Balas Email Gmail Otomatis

4 hours ago 9

Jumali

Jumali Kamis, 20 Agustus 2026 13:37 WIB

Claude AI Kini Bisa Balas Email Gmail Otomatis

Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Kecerdasan buatan (AI) semakin canggih dalam mengelola komunikasi digital. Anthropic resmi memperkenalkan kemampuan terbaru dari Claude AI yang memungkinkan chatbot tersebut mengirim, membalas, dan meneruskan email melalui Gmail secara otomatis—bahkan tanpa harus meminta persetujuan pengguna setiap saat.

Fitur ini hadir melalui pembaruan Google Workspace Connector yang kini mendukung pengelolaan kotak masuk Gmail secara lebih penuh. Sebelumnya, Claude hanya bisa membantu mengelola inbox, menandai acara di Google Calendar, dan mengelola file di Google Drive—tanpa kemampuan mengirim email otomatis.

Tetap Bisa Dikontrol, Tapi Bisa Juga Otomatis

Mashable mengungkapkan, meski terdengar mengkhawatirkan bagi sebagian pengguna, Anthropic memastikan bahwa pengguna tetap memegang kendali penuh. Secara bawaan (default), sistem akan meminta persetujuan sebelum Claude mengirim pesan apa pun.

Namun, pengguna juga dapat mematikan opsi persetujuan tersebut melalui pengaturan akun. Dengan begitu, Claude dapat membalas dan meneruskan email secara instan tanpa perlu konfirmasi manual setiap kali.

Perusahaan menyatakan bahwa fitur ini memungkinkan pengguna untuk sekadar memberikan perintah, seperti "balas email dari [nama] tentang [topik]", lalu Claude akan mencari percakapan yang relevan, menyusun draf balasan, dan mengirimkannya—baik setelah mendapat persetujuan maupun langsung, tergantung pengaturan yang dipilih.

Ketersediaan: Khusus Pengguna Berbayar

Kemampuan ini hanya tersedia untuk pelanggan paket berbayar Claude. Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat menghubungkan akun Gmail atau Google Drive melalui menu Connector yang telah tersedia untuk Google Workspace.

Fitur Watermark untuk Kepatuhan Regulasi

Selain kemampuan mengirim email, Anthropic juga mengenalkan fitur watermark (tanda air) pada teks dan file yang dihasilkan Claude. Langkah ini diambil untuk memenuhi ketentuan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus 2026.

Cara kerja watermark:

  • Pada teks, Claude akan menyisipkan tanda air tak kasat mata yang tetap terbawa meskipun teks disalin dan ditempel ke tempat lain, serta bertahan setelah sebagian proses penyuntingan.
  • Pada file gambar (seperti PNG, JPG, dan SVG), Claude akan menyematkan metadata sumber digital yang ditandatangani sesuai standar terbuka C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity).

Anthropic mengatakan seluruh model yang dirilis setelah 2 Agustus akan secara otomatis dilengkapi teknologi ini, dan perusahaan berencana memperluas dukungan ke model-model lama.

Implikasi bagi Pengguna

Fitur pengiriman email otomatis ini menjadi langkah maju dalam integrasi AI dengan produktivitas sehari-hari. Dengan mengurangi kebutuhan persetujuan manual, Claude dapat membantu pengguna mengelola komunikasi email dengan lebih efisien—terutama bagi mereka yang menerima volume email tinggi setiap hari.

Namun, kehati-hatian tetap diperlukan. Pengguna disarankan untuk mempertimbangkan dengan matang sebelum mengaktifkan opsi "kirim tanpa persetujuan", mengingat konsekuensi dari email yang dikirim secara otomatis oleh AI. Anthropic menekankan bahwa pengguna tetap bertanggung jawab penuh atas semua pesan yang dikirim atas nama mereka.

Sementara itu, fitur watermark menunjukkan komitmen Anthropic terhadap transparansi di tengah meningkatnya kekhawatiran global tentang konten yang dihasilkan AI. Langkah ini juga menempatkan Claude sejajar dengan model AI lain yang telah lebih dulu menerapkan teknologi serupa untuk memenuhi regulasi di berbagai yurisdiksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|